Dua puluh empat tahun lalu, Elon Musk mendirikan perusahaan roket bernama SpaceX di sebuah gudang sederhana di El Segundo, California. Saat itu, banyak orang menganggap proyek tersebut terlalu ambisius dan nyaris mustahil berhasil.
Kini, kisah itu berubah menjadi salah satu cerita bisnis paling spektakuler dalam sejarah.
Setelah kesuksesan penawaran saham perdana (IPO) SpaceX yang memecahkan rekor dunia, Musk resmi menjadi manusia pertama yang memiliki kekayaan lebih dari USD 1 triliun atau sekitar Rp 18.000 triliun. Pencapaian itu membuat namanya masuk ke buku sejarah sebagai triliuner pertama di dunia.
Lonjakan kekayaan tersebut terjadi ketika saham SpaceX mulai diperdagangkan di bursa pada Jumat (12/6/2026). Nilai perusahaan antariksa itu melesat tajam dan membuat kepemilikan saham Musk di SpaceX diperkirakan mencapai sekitar USD 766 miliar. Jika digabung dengan saham Tesla dan berbagai aset lainnya, total kekayaan Musk kini menembus USD1,1 triliun.
Dari Gudang Kecil ke IPO Terbesar Dunia
Kesuksesan SpaceX saat ini terasa sulit dipercaya jika melihat kondisi perusahaan pada masa-masa awal berdirinya.
Musk mendirikan SpaceX pada 2002 dengan misi yang terdengar seperti cerita fiksi ilmiah: membuat manusia menjadi spesies multiplanet dan suatu hari tinggal di Mars.
Di awal perjalanan, SpaceX menghadapi berbagai kegagalan peluncuran roket yang menghabiskan dana besar. Bahkan banyak analis menilai peluang perusahaan untuk bertahan sangat kecil.
Musk sendiri mengakui ia tidak pernah membayangkan SpaceX bisa tumbuh sebesar sekarang.
"Kalau ada yang dulu bilang ini akan terjadi, saya pasti bilang kamu sedang memakai narkoba yang sangat bagus, karena saya sendiri memberi SpaceX kurang dari 10% peluang untuk berhasil," ujar Musk dikutip dari Forbes.
Ia juga mengenang bagaimana perusahaan yang dimulai dari gudang kecil itu kini berhasil mencatatkan IPO terbesar sepanjang sejarah.
"Sulit dipercaya bahwa perusahaan kecil yang dimulai di sebuah gudang di El Segundo kini menjadi perusahaan publik dengan IPO terbesar sepanjang sejarah," katanya.
Kesuksesan IPO SpaceX tidak hanya membuat Musk semakin kaya. Ribuan karyawan perusahaan tersebut juga ikut menikmati lonjakan nilai saham.
Banyak pegawai yang selama bertahun-tahun menerima kompensasi dalam bentuk saham atau opsi saham kini mendadak menjadi jutawan. Sebagian bahkan diperkirakan masuk kategori multimiliuner berkat kenaikan valuasi perusahaan.
Simak Video "Video Presiden Meksiko Geram Dikaitkan dengan Kartel Narkoba oleh Elon Musk"
(afr/afr)