Murdoch Terus Lebarkan Sayap di Dunia Internet
- detikInet
San Fransisco -
Raja media Rupert Murdoch sekaligus pemilik News Corporation mengaku tidak pernah membayangkan situs jaringan sosial MySpace.com yang dibelinya dua tahun lalu bakal meledak seperti saat ini.Ketika berbicara di Web 2.0 Summit yang berlangsung di San Francisco selama tiga hari ini, Miami Herald yang dikutip detikINET, Jumat (19/10/2007) melansir, Murdoch menyebut dirinya hanya sebagai 'pemula amatiran' yang masih coba-coba untuk merambah dunia internet ketika memutuskan untuk mengakuisisi MySpace.Padahal, fakta yang sesungguhnya terjadi bukanlah demikian. Sejak Murdoch memasukkan MySpace ke imperium medianya di tahun 2005 dengan akuisisi senilai US$580 juta, jumlah pengguna yang mendaftar ke situs ini malah melonjak dua kali lipat, dari 90 juta menjadi 188 juta pendaftar.Minggu ini, MySpace mengumumkan perluasan ruang lingkup situsnya, termasuk perjanjian kerja sama dengan eBay Inc's., melalui divisi Skype, yang merupakan layanan panggilan via internet, dan Sony BMG Music Entertainment. Tujuannya, untuk 'memuluskan' pengguna MySpace dalam mem-posting video artis dan musik di situs itu secara gratis.Murdoch pun seperti tak pernah lelah untuk berekspansi. Setelah bulan Juli lalu berhasil membeli penerbit Jurnal Wall Street Dow Jones & Co. senilai US$5,6 miliar, tak lama lagi jaringan penyiaran Murdoch's Fox juga meluncurkan bisnis baru yakni channel berita kabel untuk menyaingi CNBC (Consumer News and Business Channel).
(ash/ash)