Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Motorola 'Peluk' Symbian Bersama Sony Ericsson

Motorola 'Peluk' Symbian Bersama Sony Ericsson


- detikInet

Jakarta - Kompetisi di pasar ponsel memaksa para produsen mencari berbagai strategi untuk menaklukkan para rivalnya.Produsen ponsel terkemuka Amerika Serikat, Motorola Inc pun tak mau lengah menghadapi persaingan. Mereka kini mendapatkan 50 persen kepemilikan UIQ (User Interface Quartz), platform software handset berbasis Symbian.Dalam persetujuan ini, Motorola dan Sony Ericsson, produsen ponsel yang lebih dulu 'menguasai' UIQ akan berbagi kepemilikan terhadap UI Holdings BV, perusahaan asal UIQ Technology AB.Ketertarikan Motorola pada UIQ disinyalir merupakan usaha mereka menghadapi persaingan dengan produsen ponsel lain, khususnya Nokia dan Apple. Demikian kata Gerry Purdy, analis di perusahaan konsultasi bisnis Frost and Sullivan.Salah satunya karena UIQ mengembangkan user interface berbasis sentuhan. Teknologi ini kembali jadi tren ketika ponsel Apple iPhone punya teknologi layar sentuh khusus berkonsep sama. Selain itu, UIQ juga merupakan tandingan software Series 60 dari Nokia, user interface yang juga dijalankan di Symbian.Masih menurut Purdy, investasi di UIQ ini bisa jadi adalah tanda Motorola berencana menggelontorkan lebih banyak ponsel berbasis Symbian. Juga kemungkinan, Motorola berharap dapat mempengaruhi pengembangan UIQ sehingga software ini bisa kompatibel dengan sistem operasi lain utamanya Linux.Seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Rabu (17/10/2007), Motorola memang lebih terkenal dengan ponsel Linux-nya daripada handset Symbian. Bahkan pada tahun 2003, Motorola menjual kepemilikannya atas Symbian yang dianggap merupakan tanda Motorola tak serius mengembangkan handset berbasis Symbian.UIQ sendiri semula dikembangkan di laboratorium pengembangan Ericsson sebelum menjadi bagian dari Symbian Ltd. Awal tahun ini, Sony Ericcson mengambil alih UIQ sebelum sekarang berbagi kepemilikan dengan Motorola. (fyk/fyk)







Hide Ads