Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Realme Kembali Jadi Sub-brand Oppo Usai Restrukturisasi

Realme Kembali Jadi Sub-brand Oppo Usai Restrukturisasi


Virgina Maulita Putri - detikInet

Realme GT 8 Pro  Dream Edition
Ilustrasi Realme GT 8 Pro Dream Edition Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Realme telah beroperasi sebagai brand independen sejak tahun 2018. Namun media China mengabarkan Realme akan kembali menjadi bagian dari Oppo sebagai sub-brand.

Kabar ini datang dari media China Leifeng.com berdasarkan informasi yang dibagikan oleh sumber internal dari Oppo. Perubahan ini merupakan bagian dari restrukturisasi internal mantan ekosistem BBK Electronics.

Menurut laporan tersebut, pendiri dan CEO Realme Sky Li akan mempertahankan jabatannya dan akan memimpin Realme sebagai sub-brand di bawah manajemen Oppo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bawah manajemen baru ini, Oppo akan berperan sebagai brand utama sedangkan Realme dan OnePlus akan beroperasi sebagai sub-brand pelengkap dengan strategi pemasaran masing-masing.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, restrukturisasi ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi internal antara Oppo, Realme, dan OnePlus sambil meningkatkan manajemen sumber daya dan strategi ekspansi global.

Struktur manajemen yang lebih luas mungkin akan dipertahankan seperti sebelumnya. Petinggi Oppo meyakini langkah ini akan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat sekaligus menghindari investasi ganda.

Kembalinya Realme sebagai sub-brand Oppo tidak akan mempengaruhi rencana peluncuran produknya. Perangkat yang sedang dikembangkan juga akan terus berjalan mengikuti peta jalan yang sudah ada, seperti dikutip dari Android Headlines, Kamis (8/1/2026).

Restrukturisasi ini juga akan mengintegrasikan Realme ke sistem layanan purnajual Oppo, yang mencakup lebih dari 5.000 toko fisik Realme di China.

Realme bermula sebagai sub-brand Oppo pada Mei 2018. Beberapa bulan setelahnya, Realme bertransisi menjadi merek ponsel independen.

BBK Electronics - konglomerat yang mencakup Oppo, Vivo, OnePlus, iQOO, dan Realme - bubar pada tahun 2023. Setelah itu Oppo dan Vivo beroperasi secara independen bersama imoo - produsen smartwatch untuk anak-anak.




(vmp/vmp)
TAGS







Hide Ads