Senjata Virtuenet untuk Efisiensi Bisnis F&B: Kolaborasi Digital
Hide Ads

Senjata Virtuenet untuk Efisiensi Bisnis F&B: Kolaborasi Digital

Anggoro Suryo - detikInet
Minggu, 30 Nov 2025 18:31 WIB
Virtuenet
Foto: Dok. Virtuenet
Jakarta -

Kebutuhan akan efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri Food & Beverage (F&B) terus meningkat seiring ekspansi jumlah outlet dan makin kompleksnya rantai bisnis.

Menjawab tantangan tersebut, Virtuenet--divisi ICT PT Prasetia Dwidharma--bersama Fresh Factory menggelar acara bertajuk "The Secret Formula Behind Productive and Growing Businesses" pada 13 November 2025 di Technogym Showroom, Jakarta.

Acara ini menghadirkan para pemimpin bisnis dari sektor F&B, retail, cold chain logistics, hingga industri kreatif. Selama sesi berlangsung, peserta diajak mengeksplorasi bagaimana platform kolaborasi digital seperti Lark dapat menjadi fondasi bagi perusahaan untuk mempercepat proses kerja, memperkuat koordinasi tim, sekaligus menjaga ketepatan operasional di berbagai cabang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sesi utama, Iwan Mulyawan, General Manager Sales (F&B Markets) PT Prasetia Dwidharma, memetakan masalah operasional yang umum ditemui pelaku industri F&B. Proses manual seperti approval berlapis, laporan outlet yang tidak seragam, hingga komunikasi frontline yang terfragmentasi disebut sebagai hambatan yang paling menguras waktu dan energi tim operasional.

ADVERTISEMENT

Iwan menjelaskan bahwa Lark hadir sebagai platform terpadu yang menyatukan percakapan, dokumen, workflow, automasi, dan dashboard dalam satu sistem. Dengan integrasi ini, perusahaan dapat memangkas bottleneck proses internal, mempercepat pengambilan keputusan, serta menjaga standar operasional tetap konsisten di seluruh outlet.

Studi Kasus dari Fresh Factory dan Roscik

Diskusi panel menghadirkan dua perusahaan yang telah menjalankan transformasi digital dengan memanfaatkan fitur-fitur Lark.

Andre Septiano, CFO Fresh Factory, mengungkap bagaimana timnya membangun sistem IT helpdesk berbasis Lark menggunakan Base, Forms, dan berbagai automasi. Sistem ini mempercepat proses penanganan tiket, meningkatkan transparansi, dan mempermudah pelacakan setiap issue yang masuk. Hasilnya, perbaikan internal menjadi lebih akurat dan responsif.

Sementara itu, Asep Jamaludin, Head of IT Roscik, membagikan pengalaman digitalisasi proses operasional yang sebelumnya serba manual. Mulai dari attendance approval, customer survey, facility monitoring, hingga pelaporan kunjungan lapangan kini dilakukan melalui workflow digital yang terpusat. Pendekatan ini terbukti meningkatkan akurasi data sekaligus memastikan standar operasional yang seragam di seluruh cabang mereka.

Melalui acara ini, Virtuenet dan Fresh Factory menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi industri F&B modern. Integrasi platform kolaborasi seperti Lark menjadi solusi efektif untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan koordinasi lintas tim, hingga menjaga konsistensi operasional di tengah ekspansi outlet.

Sebagai Platinum Partner resmi Lark di Indonesia, Virtuenet berkomitmen mendukung perusahaan dari berbagai sektor dalam mengadopsi solusi digital yang mendorong efisiensi, produktivitas, dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan.




(asj/asj)
Berita Terkait