Bisnis Ponsel Anjlok, Motorola Pesimistis
- detikInet
Jakarta -
Motorola Inc hanya berhasil membukukan penjualan US$ 4,3 miliar dari divisi ponselnya pada kuartal II 2007 ini, turun drastis 40% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Alhasil, produsen ponsel ternama itu pesimistis dapat menghasilkan keuntungan sampai akhir tahun."Kuartal ini cukup berat bagi Motorola di mana pendapatan sedikit meleset dari apa yang kami harapkan, yang disebabkan penurunan jumlah pengiriman unit ponsel," ungkap Ed Zander, chaiman and chief executive officer Motorola, dalam pernyataan resminya yang diterima detikINET, Minggu (29/7/2007).Dijelaskan, penjualan dan pendapatan yang lebih rendah diakibatkan oleh penurunan keseluruhan jumlah unit, khususnya di Asia, Eropa, Timur Tengah dan Afrika. Selama triwulan kedua ini, divisi ponsel Motorola hanya berhasil mengapalkan pengiriman 35,5 juta unit handset, dengan pangsa pasar 13,5% di pasar ponsel global.Selain itu, divisi ponsel Motorola juga mengalami kerugian operasional sebesar US$ 264 juta, dibandingkan dengan pendapatan operasi yang mencapai US$ 804 juta pada periode yang sama tahun lalu."Perusahaan tidak mengharapkan divisi perangkat mobile dapat menghasilkan keuntungan sampai akhir tahun ini, namun perusahaan memperkirakan kondisi keuangan akan membaik dalam semester kedua tahun ini," demikian, pernyataan resmi Motorola menyebutkan.Sepanjang kuartal II, Motorola mencatatkan beberapa hal penting, yakni pengapalan beberapa produk baru seperti EV-DO RAZR2, Q9, MOTO Z8, GSM RAZR2 dan ROKR Z6 berbasis Linux/Java. Pada periode itu pula, Motorola berhasil menggenapkan pengapalan yang ke-100 juta untuk produk ponsel RAZR-nya.
(rou/rou)