(nks/nks)
Huawei dan Symantec Bentuk Perusahaan Baru
- detikInet
Jakarta -
Perusahaan infrastruktur telekomunikasi Huawei Technologies Co., Ltd dan perusahaan keamanan Symantec Corp. akan membentuk sebuah perusahaan joint venture. Kedua perusahaan belum menyebutkan nama perusahaan baru yang pembentukannya diharapkan rampung akhir tahun ini..Perusahaan baru yang dibentuk ini akan mengembangkan dan mendistribusikan peralatan keamanan dan penyimpanan, untuk para penyedia jasa telekomunikasi dan berbagai perusahaan lainnya.Perusahaan riset IDC memperkirakan pasar peralatan keamanan dan penyimpanan global saat ini mencapai US$23 miliar."Kemitraan dengan Symantec adalah bagian dari strategi konvergensi kami yang bersifat mobile," kata Ren ZhengFei, Direktur Utama, Huawei dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Rabu (23/5/2007). Perusahaan baru ini akan berkantor pusat di Chengdu, Cina. Sebanyak 51 persen sahamnya akan dimiliki Huawei dan 49 persen sisanya dimiliki oleh Symantec. Huawei akan mengkontribusikan bisnis penyimpanan dan keamanan telekomunikasinya, termasuk jaringan penyediaan yang terintegrasi dan praktek manajemen pengembangan produk yang juga terintegrasi. Perusahaan yang baru akan mempunyai akses terhadap lisensi Intelektual Property (IP) Huawei, kemampuan riset dan pengembangan, ahli manufaktur dan perekayasaan yang mencakup lebih dari 750 karyawan. Symantec akan mengkontribusikan sebagian lisensi piranti lunak keamanan dan penyimpanan, serta keahlian manajemennya. Symantec juga akan mengkontribusikan US$150 juta untuk pengembangan dan ekspansi joint venture tersebut. Layanan dan dukungan infrastruktur dari joint venture akan mengikuti model layanan konsumen dan dukungan teknis milik Huawei, termasuk dukungan teknis dan pengoperasian call center di seluruh dunia.
(nks/nks)
(nks/nks)