Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
2006, Pasar Storage Indonesia Meraup US$ 43,7 Juta

2006, Pasar Storage Indonesia Meraup US$ 43,7 Juta


- detikInet

Jakarta - Salah satu perusahaan analis dunia, IDC, mencatat pasar media penyimpanan (storage) Indonesia meraup transaksi sampai US$ 43,77 juta ($1 = Rp 9125, sumber: detikcom) di tahun 2006. Dengan demikian, Indonesia hanya memberikan kontribusi sebesar 2 persen untuk pasar storage di pasar APEJ (Asia Pasific Exclude Japan) yang total mencapai US$ 1,175 miliar. Hal itu diungkapkan Jack Yu, analis senior dari IDC saat acara Storage Day 2007 yang berlangsung di Hotel Shangrila Jakarta, Rabu (14/3/2007).Lebih lanjut Yu menjabarkan, kalangan entry level mempunyai segmen pasar yang terbesar di Indonesia dengan 45 persen, sedangkan Mid dan high level masing-masing sebanyak 37 persen dan 18 persen. Sedangkan, dari beberapa tipe storage yang ada di pasar tipe SAN (storage area network) mempunyai porsi terbesar yang digunakan dengan 58 persen.Memang jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga kita seperti Singapura, Malaysia dan Thailand arus transaksi Indonesia di industri ini masih kalah cukup jauh. Sebagai contoh, untuk Singapura perbandingannya bahkan hampir mencapai tiga kali lipat dengan transaksi mencapai US$ 139,7 jutaSementara itu, Yu juga memprediksikan kenaikan industri storage Indonesia pada tahun 2007 akan berasal dari segmen mid level. "Saat ini kondisi SMB (small medium enterprise) semakin lama semakin rumit, sehingga menjadikannya pasar yang potensial," tambahnya.Namun, sayangnya Yu belum bisa menjabarkan berapa besar pertumbuhan yang kira-kira dapat dicapai industri storage Indonesia di 2007. "Masih dalam tahap proses analisa oleh IDC," kilahnya. (ash/ash)






Hide Ads