Dari 42 Juta
Baru 10% Pelaku UMKM Optimalkan Komputer
- detikInet
Jakarta -
Penetrasi penggunaan komputer di kalangan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) ternyata masih sangat rendah. Dari 42 juta pelaku UMKM di Indonesia hanya 10 persen yang mengoptimalkan perangkat ini."UMKM yang terpengaruh komputer masih dibawah 10 persen," ujar Sandiaga S. Uno, ketua umum HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), ketika berbicara di acara peluncuran mini PC Acer di hotel Shangrila Jakarta, Selasa (27/2/2007).Hal ini dikarenakan, lanjut Sandiaga, mereka enggan untuk mengeluarkan biaya untuk membeli PC serta harus menyediakan anggaran untuk perawatan dan biaya listrik yang harus dikeluarkan.Selain itu, kurangnya pengetahuan dan keahlian tentang kegunaan perangkat ini di antara anggota UMKM juga menjadi penyebabnya. "Bagi mereka yang sudah punya komputer paling hanya dijadikan untuk sekedar mengetik dan main game, padahal mereka bisa meningkatkan produktifitas," tambahnya.Sementara itu dari sekitar 25.000 anggota HIPMI, Sandiaga memaparkan, hanya sekitar 30 persen saja yang menggunakan komputer dalam pelaksanaan operasional perusahaannya sehari-hari sedangkan sisanya masih bertahan dengan cara manual. Padahal untuk ke depannya, penerapan teknologi informasi diyakini sudah menjadi harga mati untuk digunakan para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya. Jika tidak, sepertinya akan sulit bersaing dengan para kompetitor.Sekedar informasi, suatu usaha yang bisa dikatakan UMKM apabila usaha tersebut hanya mempunyai kapitalisasi di bawah Rp 500 juta dan pendapatan kurang dari Rp 5 miliar per tahun.
(ash/ash)