Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SAP Fokus ke SME dan Bisnis Baru di 2007

SAP Fokus ke SME dan Bisnis Baru di 2007


- detikInet

Bandung - Setelah sebelumnya lebih terfokus menggenjot kelas perusahaan besar di industri aplikasi bisnis, SAP kini mulai menjejakkan langkah dengan membawa dua sasaran sekaligus di 2007. Bidikan pun jatuh untuk memfokuskan ke arah segmen SME (small medium enterprise) dan memasuki lahan bisnis baru.Managing Director SAP Indonesia Krish Datta menjelaskan, Indonesia merupakan salah satu pasar potensial pengembangan SAP ke depan, salah satunya dengan mengoptimalkan sektor SME. "Masih banyak pangsa yang belum tergarap di Indonesia dan kita ingin meraihnya," ujarnya kepada wartawan di acara press gathering SAP di Novotel, Bandung yang berlangsung hingga Jumat (23/2/2007).Sampai tahun lalu, secara global pelanggan SAP di kelas perusahaan besar mencapai 60 persen sedangkan SME sebanyak 40 persen. Namun SAP berencana untuk meningkatkan jumlah tersebut di tahun ini. Sedangkan untuk potensial pasar yang akan dibidik yakni sektor distribusi retail, kimia, komponen otomotif, industri pengemasan serta perkebunan.Perluas PasarHingga tahun 2006, SAP masih dikenal sebagai perusahaan yang bermain di industri aplikasi bisnis. Namun tahun ini, perusahaan tersebut ingin mengubah citra dengan mengembangkan suatu lahan bisnis baru. Dengan membawa Netweaver sebagai senjata di pasar platform proses bisnis, SAP ingin memperluas pangsa pasar mereka di industri teknologi informasi (TI). Produk ini sebenarnya sudah lama dikembangkan oleh SAP, namun mereka baru menyadari ada peluang potensial untuk menjadikannya suatu lahan bisnis.Seperti diutarakan Singgih Widodo, direktur marketing dan channel PT SAP Indonesia, hal ini dilakukan untuk menggapai pertumbuhan pendapatan dua kali lipat di tiap tahunnya. "Tanpa masuk ke market yang baru, tidak mungkin bisa mencapai double digit," ujarnya.Untuk pendapatan pada tahun 2006 saja, secara global SAP berhasil mengeruk sampai 9,6 miliar euro. Pada tahun 2010 perusahaan ini menargetkan bisa meraih pendapatan sampai 20 miliar euro. Di arena yang baru ini, Singgih mengatakan, SAP akan memiliki pangsa pasar yang relatif kecil. "Kalau dulu pangsa pasar di aplikasi bisnis bisa mencapai 60 sampai 70 persen, masuk ke bisnis platform menjadi semakin kecil. Tetapi tidak apa-apa karena peluang untuk growth menjadi lebih besar," Singgih berkilah.Alhasil, dengan teknologi platform yang baru kini SAP tidak hanya bermain di aplikasi bisnis tetapi juga mulai berkecimpung di sektor aplikasi server, service repository, solution manager sampai business intelligent.Singgih menambahkan, IBM saat ini masih menguasai pangsa pasar dengan kisaran 40 persen di industri platformplatform-red) di tahun (2007) ini tidak tinggi-tinggi karena baru sekadar memperkenalkan produk kami dengan mulai dari nol. Tetapi di 2010 kita harus bisa meraih 15 persen pangsa pasar di Asia Pasifik," tandasnya. (ash/wsh)




Hide Ads