Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Bakrie Gandeng ITB Kembangkan Mobile Broadband

Bakrie Gandeng ITB Kembangkan Mobile Broadband


- detikInet

Bandung - PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) sepakat menjalin kerja sama selama lima tahun untuk mengembangkan teknologi komunikasi bergerak pita lebar dengan mendirikan Mobile Broadband Technology Center (MBTC).Presiden Direktur BTEL Anindya Novyan Bakrie mengatakan, MBTC akan diposisikan sebagai pusat pembelajaran mahasiswa untuk penguasaan teknologi multimedia."Kami harap hasil akhir dari program-program MBTC dapat langsung diterapkan guna kepentingan masyarakat luas," kata Anindya usai penandatanganan nota kesepahaman antara kedua belah pihak, di Aula Barat ITB, Bandung, Rabu (21/2/2007).Selain BTEL dan ITB, kerjasama MBTC juga didukung berbagai pihak seperti Qualcomm Inc, Nortel, Huawei dan IM Corporation. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut komitmen pihak tersebut untuk memanfaatkan keberadaan teknologi telekomunikasi bagi dunia pendidikan."Selain itu, kerjasama ini juga akan menciptakan lembaga yang melahirkan tenaga-tenaga muda yang memiliki semangat entepreneurship (kewirausahawan, red) dan mampu mendukung strategi bisnis BTEL di masa depan, khususnya dalam pengembangan jasa nilai tambah (VAS)," Anindya menambahkan.Dijelaskan, pada tahun pertama MBTC akan difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia dan penciptaan bibit unggul yang berdimensi akademis sekaligus bisnis, semisal pembentukan komunitas programmer yang menghasilkan berbagai program jasa nilai tambah (value added services/VAS) dengan beragam platform seperti BREW, WAP, maupun Java.Pada tahun kedua, kerjasama diarahkan pada masalah penelitian mengenai produk terminal dan peralatan dengan kandungan lokal. Kemudian di tahun ketiga, MBTC akan menitikberatkan pada kajian tentang fasilitas telekomunikasi pedesaan dan broadband wireless.Sedangkan pada tahun ke empat, penelitian tentang solusi infrastruktur terpadu akan jadi fokus perhatian. Terakhir, pengembangan aplikasi inovatif yang menggerakkan roda ekonomi pedesaan, menjadi fokus tahun ke lima.Dalam kerja sama ini, BTEL mengeluarkan anggaran Rp 3 miliar selama lima tahun. (rou/dbu)





Hide Ads