Harga di Pasaran Kolaps
SanDisk Siap Memangkas Jumlah Tenaga Kerja
- detikInet
San Fransisco -
SanDisk Corporation berencana untuk mengurangi jumlah tenaga kerja yang mereka miliki sampai 10 persen. Hal itu dilakukan untuk menekan biaya yang dikeluarkan perusahaan sebagai kompensasi di tengah kolapsnya harga di industri memory chip.Tidak hanya itu, pemotongan gaji di kalangan para eksekutif perusahaan juga akan diberlakukan. Akibatnya, harga saham perusahaan ini mengalami penurunan tajam dalam perdagangan minggu lalu.Seperti dilansir nytimes dan dikutip detikiNET, Selasa (20/2/2007), kejadian ini merupakan peringatan kedua terkait melimpahnya pasokan persediaan di industri memory chip. Sehingga penurunan harga jual dijadikan sebagai salah satu jalan keluar beberapa pemain di industri ini.Salah satunya adalah Micron Technology yang mengatakan, harga untuk chip memory bagi konsumen elektronik pada kuartal ini akan mengalami penurunan 30 sampai 40 persen.Ternyata hal senada juga diutarakan SanDisk yang merupakan pesaing divisi Lexar dari Micron untuk pembuatan flash memory chip untuk perangkat seperti kamera digital dan media player, yang memperkirakan akan memotong harga beberapa produknya sebesar 30 hingga 40 persen.Hal itu dilakukan selain untuk dapat bersaing dengan para kompetitor karena melimpahnya persediaan barang di pasar tetapi juga untuk menjaga nilai sahamnya agar tetap stabil.Bahkan, harga untuk NAND flash memory chip juga telah jatuh sekitar 50 persen selama dua bulan terakhir, karena tidak stabilnya persediaan yang ada serta menurunnya permintaan di fase pertama tahun ini.Peristiwa inilah yang mengakibatkan terjadinya penurunan saham perusahaan. Pada bulan lalu, saham Micron melorot hingga 11,5 persen sedangkan saham SanDisk harus jatuh sebesar 9,6 persen.Alhasil, kejadian ini memaksa perusahaan untuk memotong sekitar 250 pekerjaan secara global, memangkas 10 sampai 20 persen gaji para eksekutif serta membekukan gaji pegawai yang lain.
(ash/nks)