Cisco Hadirkan TelePresence di Lima Negara
- detikInet
Jakarta -
Lima negara pasar berkembang (emerging market) mengimplementasikan teknologi TelePresence dari Cisco. Teknologi teleconferense tersebut akan diimplementasikan di instansi pemerintah.Cisco mengumumkan akan menghadirkan dua TelePresence di setiap lima pemerintahan negara pasar berkembang, yaitu Lebanon, Mesir, Turki, Uni Emirat Arab dan Yordania.Teknologi tersebut diperkirakan akan terpasang dalam enam bulan mendatang, yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi internal, antar negara dan komunikasi regional.Di lima negara tersebut, Cisco akan memasang Cisco TelePresence 3000 yang merupakan versi tertinggi. Setiap sistem termasuk tiga layar TV plasma 65 inci, lengkap dengan meja untuk enam kursi yang dirancang khusus pada satu sisi atau "meja virtual" untuk 12 orang peserta pertemuan. Teknologi ini menghadirkan gambar dalam ukuran sesungguhnya.John Chambers, Chairman dan CEO, Cisco berencana menyelenggarakan konferensi multi-point via TelePresence dengan para pemimpin negara, untuk membahas pentingnya edukasi dan layanan kesehatan global. "Dalam dunia yang semakin global dan saling terkoneksi, komunikasi dan kolaborasi menjadi sangat penting. Tidak hanya untuk publik dan perusahaan, tetapi juga untuk pemerintahan," kata Chambers dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Rabu (31/1/2007).Cisco meluncurkan Cisco TelePresence pada bulan Oktober 2006. Memanfaatkan teknologi video, audio dan komunikasi melalui jaringan Internet Protocol (IP). Untuk versi tertinggi, teknologi ini memiliki kisaran harga US$299.000.
(nks/nks)