BenQ Mobile Belum Terselamatkan
- detikInet
San Francisco -
Nasib BenQ Mobile masih di ujung tanduk. Sejumlah penyelamat batal melakukan perbaikan nasib perusahaan asal Taiwan tersebut.Bacoc, perusahaan yang dikabarkan akan membeli BenQ, batal mengajukan tawaran. Sebelumnya para kreditor juga menolak tawaran dari dua calon pembeli di awal bulan ini.Para kreditor belum menyetujui solusi penyelamatan perusahaan, meski negosiasi dengan sejumlah peminat dilakukan terus-menerus. Juru bicara perusahaan Martin Prager mengatakan hal tersebut, seperti dilansir detikINET, Senin (29/1/2007) dari InfoWorld.Sejarah BenQ Mobile berawal dari pembelian divisi mobile milik produsen ponsel asal Jerman Siemens AG, pada Juni 2005. Penjualan tersebut dilatarbelakangi menurunnya angka penjualan dan naiknya biaya produksi ponsel Siemens. Namun, kondisi perusahaan tidak kunjung membaik meski sudah berpindah tangan.Bacoc, perusahaan asal Jerman yang menyediakan layanan pendukung untuk komputer, semula dijadwalkan akan mengajukan penawaran pada hari Jumat (26/1/2007). Namun, sampai saat ini hal itu belum dilakukan.Pertemuan dengan dua pembeli asal Amerika, Santex Sensing Technologies dan SF Capital Partners, juga digelar pada 9 Januari. Namun, menurut Prager, keduanya tidak bisa memenuhikan persyaratan kreditur terkait kelanjutan bisnis, serta upaya-upaya penyelamatan kondisi keuangan perusahaan .Meski tidak ada batas waktu pengajuan penawaran, namun upaya penyelamatan perusahaan lebih cepat lebih baik, ujar Prager.
(nks/nks)