Saham Divisi Printing IBM Dibeli Ricoh
- detikInet
Jakarta -
International Business Machines (IBM) Corp. memisahkan divisi printing-nya menjadi perusahaan baru yang akan ada di bawah kendali Ricoh Co. dari Jepang. Langkah ini dilakukan IBM untuk memisahkan bisnis sampingan, dan fokus di segmen yang lebih menguntungkan di industri teknologi.Seperti dilansir Associated Press dan dikutip detikINET, Jumat (26/1/2007), kesepakatan yang diumumkan kemarin ini akan diikuti pembayaran dalam dua tahap. Ricoh diwajibkan membayar US$725 juta di awal dalam bentuk uang tunai, dan sisanya dibayar kemudian dalam jumlah yang tidak disebutkan.Sebagai permulaan, Ricoh akan memiliki 51 persen saham di perusahaan baru yang dinamai InfoPrint Solutions Co., dan akan menguasai keseluruhan saham dalam tiga tahun ke depan.Divisi printing IBM sudah lama berdiri, tapi sudah cukup lama mengkerut. Pada tahun 1991, IBM menjual bisnis mesin ketik dan printer tipe low-end, ke perusahaan baru yang kemudian dikenal sebagai Lexmark International Inc.Sumber daya yang tersisa di divisi tersebut kini mengarah ke Ricoh, yang akan fokus pada produksi hardware dan software printer kualitas atas, dengan segmen pasar perusahaan-perusahaan besar. Nick Donofrio, Executive Vice President IBM menilai bisnis tersebut menguntungkan. Namun laporan tahunan IBM yang terakhir menunjukkan bahwa unit printing mengalami penurunan pendapatan, dari US$1,34 miliar di tahun 2003, menjadi US$1,14 miliar di tahun 2005, dan US$1 miliar pada tahun 2006."Bukan berarti bisnis ini buruk, hanya saja divisi ini memerlukan arahan baru," kata Donofrio. InfoPrint Solutions akan diawaki sekitar 1.200 karyawan dan berkantor pusat di Boulder, Colorado, Amerika Serikat. Selain itu, sekitar 1.000 spesialis perawatan printer dari IBM akan bergabung ke perusahaan tersebut, tergantung bagaimana perkembangan bisnisnya. Perusahaan tersebut akan dipimpin Tony Romero, orang yang selama ini mengelola divisi tersebut di IBM.Sebelum ini, IBM telah menjual beberapa unit bisnisnya demi meningkatkan margin laba perusahaan. Kesepakatan terbesar terjadi saat IBM menjual unit bisnis disk-drive ke Hitachi Ltd. senilai US$ 2,05 miliar. Selain itu, perusahaan juga telah menjual unit bisnis komputer personalnya ke perusahaan asal Cina, Lenovo Group Ltd. senilai US$ 1,75 miliar.
(nks/nks)