Motorola akan Rumahkan 3.500 Karyawan
- detikInet
New York -
Cukup mengejutkan, Motorola Inc. mengumumkan pengurangan 3.500 orang karyawan. Bagaimana sebenarnya kondisi bisnis perusahaan ponsel terbesar kedua dunia ini?AFP yang dikutip detikINET, Minggu (21/1/2007) melansir, perusahaan asal Amerika Serikat ini mengalami penurunan keuntungan yang cukup tajam. Perang harga disebut-sebut sebagai pemicunya.Motorola dilaporkan mengalami penurunan laba bersih sebesar 48 persen menjadi US$ 624 juta pada kuartal keempat 2006. Hal tersebut terjadi karena perusahaan menurunkan harga produk, demi mempertahankan daya saing dan pangsa pasarnya di industri ponsel yang saat ini masih dikuasai Nokia.Dari segi pendapatan, perusahaan sebenarnya mengalami peningkatan. Pada kuartal keempat yang dihitung sampai Desember 2006, pendapatan perusahaan dilansir meningkat 17 persen menjadi US$ 11,8 miliar. Kondisi tersebut dipicu tingginya angka permintaan akan ponsel-ponsel baru.Pengapalan ponsel dilaporkan mencapai 65,7 juta pada kuartal tersebut, naik 47 persen dari kuartal yang sama pada tahun 2005.Sebelum mengumumkan pengurangan 3.500 karyawan, Ed Zander, pimpinan Motorola mengatakan dirinya "kecewa" dengan pendapatan per kuartal perusahaan. Angka 3.500 karyawan mewakili hampir 5 persen dari total karyawan yang berjumlah 67.000 orang. "Kami melakukan langkah tepat demi pertumbuhan jangka panjang," kata Zander. Kepada analis Zander mengatakan, langkah tersebut dapat menghasilkan penghematan sebesar US$ 400 juta dalam dua tahun ke depan.Motorola mengatakan, laba bersih perusahaan pada tahun 2006 turun 19,6 persen menjadi US$3,7 miliar dibanding tahun 2005. Demikian halnya pendapatan tahunan per saham, turun menjadi US$1,46 dari sebelumnya US$1,81. Untuk kuartal pertama 2007, perusahaan menargetkan angka penjualan antara US$10,4 miliar sampai US$ 10,6 miliar.
(nks/nks)