Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Industri Software Indonesia Tumbuh 12 Persen

Industri Software Indonesia Tumbuh 12 Persen


- detikInet

Jakarta - Selama tahun 2006 industri piranti lunak (software) di Indonesia diperkirakan tumbuh 11-12 persen. Software asing masih jadi primadona.Hal itu dikemukakan Djarot Subiantoro, Presiden Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia (Aspiluki) kepada wartawan di Warung Daun, Pakubuwono, Jakarta, Selasa (5/12/2006). "Dibandingkan tahun sebelumnya (2005-red) pertumbuhan industri piranti lunak di Indonesia sekitar 11-12 persen," ujarnya.Industri software sendiri hingga kini masih didominasi produk asing, yaitu berupa implementasi dan jasa terkait terhadap produk asing yang disediakan perusahaan Indonesia. Menyusul adalah jasa pembuatan aplikasi untuk perusahaan besar. Sedangkan untuk piranti lunak buatan Indonesia yang dijual secara ritel, menurut Djarot masih menduduki peringkat paling buncit dengan nilai tak lebih dari 10 persen. Secara umum, Djarot menguraikan, industri teknologi informasi (TI) di Indonesia masih didominasi oleh perangkat keras sebesar 80 persen. Menyusul kemudian adalah jasa (services) sebesar 12 persen dan software (8%).Djarot berharap industri TI Indonesia pada 2007 akan terus mengalami pertumbuhan. "Tanpa TI, ekonomi di Indonesia jadi berbiaya tinggi. Ini yang masih belum banyak disadari," tuturnya. (wsh/wsh)






Hide Ads