Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Rencana <i>Merger</i>
Uni Eropa Restui Nokia-Siemens
Rencana <i>Merger</i>

Uni Eropa Restui Nokia-Siemens


- detikInet

Jakarta - Nokia dan Siemens akhirnya mendapat 'lampu hijau' dari Komisi Uni Eropa (EU) terkait rencana menggabungkan unit bisnis perangkat jaringan telekomunikasi mereka."Kami memutuskan bahwa kesepakatan tersebut secara signifikan tidak akan menghalangi persaingan bisnis di European Economic Area maupun wilayah lain," kata eksekutif EU.Dituturkan EU, dampak kompetitif utama dari penggabungan unit bisnis itu kemungkinan akan terlihat di sektor perangkat jaringan bergerak, karena Nokia berkecimpung di telekomunikasi fixed-line.Seperti diberitakan sebelumnya, unit bisnis jaringan Nokia akan digabungkan dengan unit bisnis carrier operation Siemens menjadi sebuah perusahaan baru bernama "Nokia Siemens Networks". Layanan yang ditawarkan adalah layanan telepon bergerak kepada operator telepon tetap.Gabungan kedua perusahaan ini disinyalir akan menjadi perusahaan ketiga terbesar dalam hal penyedia jaringan telekomunikasi, setelah Ericsson dan Alcatel. Kesepakatan bisnisnya sendiri senilai US$ 31,6 miliar.Nokia Siemens Networks menempatkan CEO Nokia Olli-Pekka Kallasvuo sebagai chairman baru, eksekutif Nokia Simon Beresford-Wylie sebagai Chief Executive Officer dan satu orang Chief Financial Officer (CFO) dari Siemens. Lebih lanjut, perusahaan baru ini akan berbentuk joint venture dengan pembagian komposisi 50 berbanding 50."Keputusan EU ini merupakan tonggak bersejarah dalam mendapatkan izin penyelesaian transaksi," kata Simon Beresford-Wylie, Chief Executive Officer (CEO) Nokia Siemens Networks."Kami juga optimis bahwa penggabungan unit bisnis ini bisa rampung sesuai jadwal yang kami harapkan," tutur Wylie lagi, seperti dikutip detikINET dari vnunet, Kamis (16/11/2006).Adapaun transaksi merger tersebut diharapkan rampung sebelum 1 Januari 2007, dimana Helsinki, Finlandia akan menjadi kantor pusatnya dan Munich, Jerman sebagai kantor pusat regional. (dwn) (dewidya/dewidya)







Hide Ads