Penjualan Komputer Terganjal Penundaan Proyek Pemerintah
- detikInet
Jakarta -
Penjualan komputer (PC) pada 2006 diharapkan mencapai 1,4 juta unit, meski pada semeter I 2006 angka penjualan cenderung menurun akibat pembatalan sejumlah proyek pengadaan pada instansi pemerintah."Target penjualan tetap, meski pada pertengahan semester I 2006 penjualan kurang dari 600.000 unit komputer," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), Hengkyanto Tjokroadhiguno, di sela Pameran Komputer dan Teknologi (IndoComtech) 2006, di Jakarta Convention Center, Kamis (07/09/2006).Menurut Hengky, penurunan penjualan selama semester I terjadi terutama pada Januari hingga April 2006, dipengaruhi kencenderungan kekhawatiran pengambil keputusan di instansi pemerintah melakukan tender pengadaan (procurement) perangkat ICT."Semangat program pemberantasan korupsi terutama di instansi pemerintah oleh aparat hukum termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong pejabat lebih berhati-hati menyelenggarakan tender perangkat komputer," kata Hengky.Meski demikian, ia tidak merinci berapa besar porsi permintaan instansi pemerintah terhadap total penjualan komputer di dalam negeri.Sementara itu, Menteri Kominfo Sofyan Djalil mengatakan, tingkat kepemilikan PC di Indonesia masih sangat rendah, yaitu mencapai 5 juta unit."Meski harga PC cenderung menurun, tapi masih dirasakan mahal dan belum menjadi suatu kebutuhan," katanya.Untuk itu lanjut Sofyan, diperlukan suatu terobosan guna meningkatkan kepemilikan PC melalui penjualan secara paket bersama (bundling) PC dengan penyedia piranti lunak, maupun program kepemilikan secara mencicil melalui lembaga pendanaan.Hengky mengatakan, pertumbuhan penjualan PC di dalam negeri setiap tahun mencapai 20 persen. Jika pada 2005 penjualan mencapai 1,2 juta unit, maka pada 2006 diproyeksikan mencapai 1,44 juta unit.Dari jumlah itu, sebanyak 65 persen merupakan PC merek lokal, sedangkan sisanya atau 35 persen merupakan PC merek impor (built up).Hengky mengutarakan, meski penjualan pada tengah tahun pertama 2006 menurun, namun memasuki semester II permintaan diharapkan melonjak seiring makin berkembangnya teknologi yang mendorong harga-harga perangkat komputer juga menurun."Walau bagaimana pun, instansi pemerintah tidak akan membiarkan perangkat komputernya tertinggal teknologinya. Sehingga pengadaan akan disesuaikan dengan kebutuhan kebutuhan," katanya. (rou)
(ketepi/)