Kiat Memilih Software ERP yang Tepat untuk Perusahaan

Kiat Memilih Software ERP yang Tepat untuk Perusahaan

ADVERTISEMENT

Kiat Memilih Software ERP yang Tepat untuk Perusahaan

Atta Kharisma - detikInet
Selasa, 10 Jan 2023 19:00 WIB
Software ERP
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Di era serba digital seperti sekarang, software ERP menjadi komponen yang tak terpisahkan dari perusahaan. ERP bisa dikatakan merupakan jantung dari sebuah bisnis yang bisa membantu perusahaan berkembang dan mencapai target yang direncanakan.

Oleh sebab itu, proses memilih ERP merupakan salah satu keputusan penting yang dibuat perusahaan. Pilihan harus tepat, dan benar-benar sesuai dengan perusahaan tersebut sebab melibatkan sebagian besar elemen yang ada dalam bisnis nya.

Lantas, apa yang perlu dipertimbangankan saat memilih ERP? Dikutip dari berbagai sumber, berikut empat kriteria terpenting saat memilih ERP untuk bisnis perusahaan.

1. Kebutuhan Perusahaan

Mengenali kebutuhan perusahaan dengan jelas dan membuat daftar lengkap dapat membantu untuk memastikan perusahaan memilih software ERP yang bermanfaat sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Agar efektif, ada beberapa kiat yang bisa dilakukan.

Salah satunya adalah dengan membuat daftar spesifik dari software ERP yang dibutuhkan perusahaan, misalnya dari segi desain, requirement, specs dan lain sebagainya.

Contohnya, perusahaan yang masih dalam tahap perkembangan, tentunya mementingkan software dengan biaya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Sedangkan perusahaan yang memiliki kebutuhan yang sangat spesifik tentunya membutuhkan software yang mempunyai kapabilitas kustomisasi Daftar-daftar kebutuhan seperti inilah yang nantinya menjadi acuan bagi perusahaan dalam memilih software ERP yang sesuai dengan kebutuhan. Karena setiap ERP memiliki keunggulan yang berbeda-beda, sehingga penting untuk mengenali terlebih dahulu kinerja seperti apa yang ingin ditingkatkan nantinya dengan menggunakan software ERP.

Tidak sekadar membuat daftar, Anda juga dapat mengumpulkan saran dan masukan dari tenaga kerja di kantor sebab para staf dan pegawai lah yang sudah paling merasakan pain-point yang yang perlu diselesaikan dan paling tau requirement apa yang perlu diprioritaskan saat menentukan ERP yang terbaik.

2. Fleksibilitas Kustomisasi & Kemampuan Integrasi

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah fleksibilitas yang ditawarkan oleh software ERP. Biasanya, software ERP memerlukan sejumlah penyesuaian sebelum dapat digunakan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

Software ERP yang open-source, biasanya mempunyai framework dan lingkungan yang lebih fleksibel, perusahaan pun bisa lebih bebas melakukan penyesuaian dan kustomisasi yang diinginkan, ataupun menambah hal-hal baru seiring waktu untuk terus meningkatkan performa dari sistem yang sudah ada.

Selain kustomisasi, kemampuan migrasi data dari software ERP juga perlu diperhatikan. Semakin mudah dan cepat software bisa terintegrasi ke sistem yang ada, maka semakin besar pula biaya dan waktu yang bisa dihemat oleh perusahaan.

3. Budget

Menentukan ERP sesuai budget merupakan hal yang penting. Dikutip dari laporan Software Path 2021, perusahaan bisa menghabiskan sekitar US$9,000 untuk bisa menghadirkan ERP di perusahaan. Melihat nominal yang cukup besar, Anda perlu benar-benar selektif memilih ERP dengan harga yang sesuai dengan kapabilitas yang dibutuhkan dan yang bisa digunakan hingga jangka panjang.

Namun seiring berjalannya waktu, beberapa provider ERP mulai menghadirkan software dengan sistem pricing yang semakin terjangkau karena demand nya yang semakin populer juga di antara pelaku bisnis kecil dan menengah. Salah satu software ERP yang populer di antara UMKM adalah Odoo ERP Software, karena memiliki kapabilitas korporat dengan harga UMKM. Sistem pricing yang bergantung dengan jumlah user memungkinkan perusahaan kecil dan menengah untuk mengimplementasikan software ERP dimulai dari US$7.25 per user.

4. Pengalaman & Dukungan dari Vendor ERP

Transisi dari sistem lama ke ERP yang terintegrasi merupakan sebuah langkah besar bagi perusahaan. Memastikan investment besar ini tidak sia-sia karena implementasi dan maintenance yang tidak sesuai menjadi sangatlah krusial. Karena itu, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih vendor ERP yang bisa memastikan kelancaran dan kesuksesan transformasi ke sistem yang baru.

Ada beberapa kriteria yang patut dipertimbangkan dalam memilih vendor implementasi, di antaranya kecocokan software yang ditawarkan, pengalaman dan jam terbang vendor, hingga layanan after-service yang ditawarkan. Sebagian besar sistem ERP akan digunakan selama satu dekade atau lebih, sehingga pemeliharaan dan dukungan berkelanjutan serta infrastruktur yang terkait menjadi pertimbangan penting juga saat memilih vendor ERP.

Software ERPFoto: Odoo

Nah, itu dia empat kiat memilih software ERP untuk perusahaan. Sistem ERP seperti Odoo yang terintegrasi tidak hanya meningkatkan produktivitas perusahaan dan membantu business owner berfokus dengan strategi bisnisnya, tetapi juga mampu mengefisiensikan biaya operasional dengan harganya yang terjangkau dan peningkatan kinerja .

Di samping itu, lebih dari 400,000 pengguna di Indonesia sudah mengandalkan software ERP Odoo untuk mengelola proses bisnis mereka. Trend ini tentunya akan terus meningkat di tahun 2023. Ini lah waktu yang tepat bagi bisnis-bisnis di Indonesia untuk mulai mempertimbangkan software ERP seperti Odoo untuk bisnis mereka.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT