Enterprise Tech
Telkom Masih Betah di Tanah Air
- detikInet
Jakarta -
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) menyatakan belum berminat untuk melakukan ekspansi bisnis ke negara tetangga. Hal itu karena, bila dilihat dari sisi bisnis dan peluang pasar, Tanah Air masih lebih menjanjikan."Untuk Go Regional, kita tidak bisa serta-merta mengacu pada jejak negara tetangga kita semisal Telkom Malaysia, Maxis atau Singtel, karena kondisinya berbeda," ungkap Dirut Telkom Arwin Rasyid. "Tapi itu tidak mencerminkan kita melupakan pasar luar negeri karena kita juga sudah melakukan penjajakan dengan negara lain seperti Ekuador, Gambia, dan Nigeria," tandas Arwin.Prospek bisnis telekomunikasi di Indonesia, dari kacamata Arwin, untuk beberapa tahun ke depan dipandang masih lebih menjanjikan dibandingkan dengan negara tetangga. Itu sebabnya, lanjut dia, Telkom lebih berkonsentrasi untuk mengejar pasar lokal ketimbang mancanegara."Dengan 220 juta penduduk, teledensitas kita masih di bawah 25%. Untuk fixed wireline kita juga masih di bawah 7%. Beda dengan Malaysia yang penduduknya hanya 20 juta dan Singapura dengan 4 juta penduduknya. Jadi mereka mau ke mana lagi kalau tidak ekspansi ke luar?" Arwin menjelaskan di Ballroom Hotel Grand Hyatt Jakarta, Kamis (20/7/2006).Jadi meski perlu berpikir global, menurutnya, memikirkan pasar lokal tetap jadi konsentrasi utama. "Kita mau think global tapi act local dulu. Jadi kita harus memprioritaskan mengambil kesempatan utama terhadap market kita sendiri. Kalau tidak, kita bisa kehilangan momentum," tutur Dirut Telkom tersebut. (rou)
(wicak/)