Edan! 5 Perusahaan Raksasa di Tangan Elon Musk Usai Beli Twitter

Edan! 5 Perusahaan Raksasa di Tangan Elon Musk Usai Beli Twitter

ADVERTISEMENT

Edan! 5 Perusahaan Raksasa di Tangan Elon Musk Usai Beli Twitter

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 28 Okt 2022 16:07 WIB
Elon Musk beli Twitter
5 Perusahaan besar kini ada di tangan Elon Musk termasuk Twitter (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Dengan membeli Twitter, Elon Musk memegang 5 perusahaan teknologi sekaligus, sebagian adalah raksasa di bidang masing-masing. Twitter sendiri adalah salah satu media sosial terpopuler, dengan sekitar 400 juta pengguna di seluruh dunia.

Saat ini, Elon Musk adalah nakhoda Tesla, SpaceX, The Boring Company dan Neuralink. Ditambah Twitter, kesibukannya jelas semakin bertambah, bahkan tak menutup kemungkinan orang terkaya dunia ini jadi kewalahan.

Memang, dia dikenal sebagai pekerja keras. Bahkan ketika pernah ditanya apa benar ia bekerja sampai 90 jam per minggu, Elon Musk menyebut jam kerjanya lebih tinggi lagi.

"Dalam tahun-tahun belakangan, (jam kerja itu) jauh lebih tinggi. Aku tidak merekomendasikannya, buruk buat kebahagiaan dan kesehatan," kata dia, seperti dikutip detikINET dari BBC, dilansir Jumat (28/10/2022).

Tesla adalah perusahaan otomotif dengan valuasi tertinggi di dunia, SpaceX mengembangkan roket canggih dan berambisi menuju ke Planet Mars, Boring Company ingin merevolusi transportasi dengan terowongan bawah tanah serta Neuralink berniat menghubungkan otak manusia dengan komputer.

Mengenai Twitter, ia sudah mengemukakan beberapa rencana terobosan. Tentu Elon Musk ingin agar investasi besarnya dalam membeli Twitter, senilai USD 44 miliar, tidak menguap begitu saja.

Misalnya, melonggarkan kebijakan moderasi konten Twitter, bahkan mungkin mengizinkan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali ke Twitter.

Musk membuat surat pada pengiklan bahwa Twitter tetap akan menjadi tempat terbuka untuk semua orang. "Twitter tentu saja tidak bisa menjadi neraka free-for-all, di mana semua hal bisa dikatakan tanpa konsekuensi!" kata Musk dalam suratnya yang diunggah di Twitter.

"Selain menaati hukum, platform kami harus menjadi tempat yang hangat dan terbuka untuk semua orang, di mana kalian bisa memilih pengalaman yang diinginkan sesuai preferensi," sambung Elon Musk.

Simak video 'Resmi Jadi Pemilik Twitter, Elon Musk Pecat CEO':

[Gambas:Video 20detik]



(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT