Indonesia Dekati Tesla, Vietnam Merapat ke Apple

Indonesia Dekati Tesla, Vietnam Merapat ke Apple

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 20 Mei 2022 07:50 WIB
Kantor Apple Park
Markas besar Apple, Apple Park. Foto: Apple
San Francisco -

Jika pemerintah Indonesia tengah mendekati Elon Musk dan Tesla, bahkan disebutkan bahwa Tesla akan membangun pabrik di Batang, negara tetangga Vietnam merapat ke Apple.

Presiden Jokowi baru saja bertemu dengan CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, di Texas. Nah di saat yang hampir bersamaan, Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh bertamu ke kantor pusat Apple Park di California.

Selain itu, PM Pham juga berkunjung ke markas Intel dan Google. Tentu saja tujuan sang PM adalah untuk membawa lebih banyak investasi dari perusahaan teknologi Amerika Serikat ke negaranya.

Dalam pertemuan tertutup dengan Tim Cook, PM Chinh menyatakan bahwa orang Vietnam menyukai produk Apple. Dia memprediksi penjualan gadget Apple di sana bakal terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi.

Sang PM juga menyebut pihaknya merasa puas lantaran negaranya semakin terlibat dalam rantai suplai global, termasuk produk Apple. Apple sebenarnya tidak punya pabrik sendiri di Vietnam, tapi ada sekitar 31 perusahaan di sana dengan total 160 ribu pegawai merakit dan memproduksi komponen di gagdet Apple.

Seperti dikutip detikINET dari 9to5Mac, PM Chinch pun berharap Apple lebih banyak menggalakkan bisnisnya di Vietnam. Tim Cook pun menanggapi bahwa pihaknya memang berniat untuk memperluas rantai suplai di sana.

Adapun CEO Tesla Elon Musk dilaporkan mau buka pabrik di Batang, Indonesia. Kepastian ini disampaikan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Kerja sama dengan Tesla akan dilakukan dalam dua bidang, yakni baterai dan mobil listrik.

"Di sana (Batang) akan ada perusahaan-perusahaan besar, seperti LG, Foxconn, dan Tesla pun Insya Allah akan masuk ke sana," kata Bahlil di Hotel Alila, Solo, Rabu (18/5).



Simak Video "Momen Prabowo Kunker ke Vietnam Bertemu Presiden-Menhan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)