Geger Elon Musk Mau Beli Twitter dan Bikin Pangeran Arab Terusik

ADVERTISEMENT

Geger Elon Musk Mau Beli Twitter dan Bikin Pangeran Arab Terusik

Tim - detikInet
Sabtu, 16 Apr 2022 06:25 WIB
Elon Musk Lawsuit
Elon Musk. Foto: Getty Images
Jakarta -

Elon Musk bikin geger karena tak ada angin tak ada hujan, mendadak ia ingin membeli seluruh saham Twitter. Pro kontra pun mengiringi keinginan pria kelahiran Afrika Selatan yang memimpin Tesla dan SpaceX ini.

Elon Musk memang paling gemar memakai Twitter untuk menyampaikan pendapatnya yang sering kontroversial. Ia punya 82 juta follower di sana. Mungkin itu yang melatarbelakangi timbulah ide untuk membelinya sekalian.

Pendiri Tesla itu menawarkan untuk mengakuisisi semua saham di Twitter yang bukan miliknya. Dia menawarkan akuisisi seharga USD 54,20 atau sekitar Rp 775 ribu (kurs Rp 14.300) per saham Dengan jumlah valuasi perusahaan USD 43,4 miliar, sekitar Rp 620 triliun.

"Saya berinvestasi di Twitter karena saya percaya pada potensinya untuk menjadi platform kebebasan berbicara di seluruh dunia, dan saya percaya kebebasan berbicara adalah fungsi demokrasi yang harus dimiliki masyarakat," ujar Elon Musk dalam surat yang ia kirim ke Twitter seperti dikutip dari CNN

"Namun, sejak melakukan investasi saya sekarang menyadari bahwa perusahaan tidak akan berkembang atau melayani kebutuhan masyarakat dalam bentuk seperti ini. Twitter perlu diubah sebagai perusahaan swasta," ucap Elon Musk.

Disampaikannya juga, penawaran pembelian saham 100% ini juga merupakan penawaran terbaik dan yang terakhir darinya. Tawaran Elon Musk itu disambut beragam. Pangeran Alwaleed bin Talaldari Arab Saudi sebagai salah satu pemegang saham Twitter langsung menolaknya. Kenapa?

"Saya tidak percaya bahwa proposal yang ditawarkan oleh Elon Musk sebesar USD 54,20 mendekati dengan nilai intrinsik Twitter terkait dengan prospek pertumbuhannya," demikian postingannya.

"Sebagai salah satu pemegang saham terbesar dan jangka panjang dari Twitter, Kerajaan dan saya menolak tawaran Elon Musk tersebut," tambah dia. Namun tentu sang pangeran tidak bisa menjadi pengambil keputusan satu-satunya karena masih ada pemegang saham lain dan juga pemimpin Twitter.

Halaman selanjutnya, pro kontra di Twitter>>>



Simak Video "Elon Musk Dikabarkan Lanjut Beli Twitter"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT