Berwarna Senada, 'Jempol' Gaet PSS Sleman
- detikInet
Yogyakarta -
Meski hanya menyisakan 8 pertandingan, tidak membuat surut PT Excelcomindo Pratama Tbk. (XL) untuk meraup keuntungan dari para Slemania, sebutan bagi pendukung PSS Sleman."Kami ingin menindaklanjuti dan memberikan nilai tambah dari kerjasama kami dengan PSS Sleman," ujar Djie Yannes, Regional Sales and Operation Manager Central Java dalam keterangan pers yang diterima detikINET, Sabtu (20/5/2006). Pihak PSS Sleman pun menyambut bangga kehadiran Jempol edisi khusus yang disebut Jempol Slemania Editions. "Semoga menjadi dorongan terbaik bagi PSS Sleman," R. Djoko Hardoyo, General Manager PSS Sleman menuturkan. 6 Kandang, 2 TandangLalu apakah kerjasama ini hanya sebatas sisa pertandingan PSS Sleman dalam musim kompetisi Liga Indonesia 2006, yang hanya tinggal 8 kali, yaitu 6 kandang dan 2 tandang? Pihak XL pun menampiknya dan mengatakan kerjasama ini akan berlangsung selama satu tahun hingga 2007.Sesuai dengan namanya, produk ini memang ditujukan untuk memberi layanan khusus bagi penggemar dan suporter sepakbola PSS Sleman yang tergabung dalam wadah Slemania.Ketika ditanya tentang berapa target yang ingin dicapai pihak XL dari sekitar 12.000 Slemania yang terdaftar, ternyata pihak XL hanya menawarkan 5.000 buah kartu perdana. "Untuk tahap awal kami memang hanya meluncurkan 5000 paket perdana, selanjutnya tergantung respon dari pendukung PSS Slemania," ujar pihak XL pada konferensi pers yang dilangsungkan di Graha XL, Mangkubumi Yogyakarta. Selain fitur yang biasa terdapat dalam kartu Jempol, kartu perdana ini mendukung para Slemania untuk mendapatkan info terbaru hasil pertandingan, jadwal pertandingan, kabar pemain serta segala sesuatu yang menyangkut PSS Sleman dan Slemania.(Catatan Redaksi:Bagi pemberi komentar, mohon tidak mengisi kolom nama dengan kata/kalimat yang tak lazim sebagai nama orang. Nama samaran diperbolehkan. Pengisian nama dengan nama milik orang lain (public figure), alamat situs, merek, nama institusi tertentu dan/atau cenderung vulgar/ofensif/SARA, tidak diperkenankan.)
(oktoria/)