Transaksi UMKM Solo Naik 5 Kali Lipat di Tokopedia

ADVERTISEMENT

Transaksi UMKM Solo Naik 5 Kali Lipat di Tokopedia

Zefanya Aprilia - detikInet
Kamis, 17 Feb 2022 19:20 WIB
Hyperlocal Tokopedia Dorong Transaksi UMKM Solo Sampai 5x Lipat
Foto: Dok. Tokopedia
Jakarta -

Inisiatif hyperlocal yang digencarkan Tokopedia kembali membawa peningkatan transaksi pada platform tersebut. Upaya ini telah mendorong pemerataan ekonomi di berbagai daerah, tak terkecuali di Kota Solo yang kini memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-277.

Tercatat selama Kuartal IV-2021, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Solo yang tergabung di kampanye Kumpulan Toko Pilihan (KTP) Solo mengalami lonjakan transaksi hingga lebih dari 5 kali lipat ketimbang yang belum mengikuti kampanye turunan inisiatif Hyperlocal itu. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pun turut mengapresiasi pencapaian itu.

"Kami mengapresiasi upaya Tokopedia yang konsisten mendukung Pemkot Solo dalam mendorong UMKM untuk memanfaatkan platform digital. UMKM harus maju dan lebih melek teknologi agar dapat meningkatkan daya saing usaha sehingga masyarakat semakin mendukung produk UMKM dan pemulihan ekonomi nasional tercapai," ujar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melalui keterangan tertulis, Kamis (17/2/2022).

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni mengungkapkan kampanye KTP mendorong tren belanja online masyarakat sepanjang tahun 2021. Lima kategori terlaris di Solo, antara lain kategori Rumah Tangga, Kesehatan, Fesyen, Elektronik, dan Makanan dan Minuman.

Untuk meningkatkan keterampilan usaha UMKM Solo, Tokopedia rutin mengadakan Kelas Maju Digital setiap bulannya. Kelas itu menyediakan pendampingan dan pembekalan dengan beragam topik terkait pengembangan usaha dan kompetensi kewirausahaan dari UMKM mentor lainnya.

Astri kemudian memberikan contoh UMKM Solo yang telah merasakan dampak positif setelah mengikuti beragam turunan dari inisiatif Hyperlocal Tokopedia. Yaitu, Kangensolo milik Cyntia Andika Amarta yang bergabung di Tokopedia di awal 2020. Ia mengawali usaha itu dari kerinduannya terhadap kuliner khas Solo.

"Sejak pandemi, banyak bermunculan UMKM rumahan yang memproduksi kuliner khas Solo seperti ampyang (gula kacang), geti wijen (kue wijen) dan intip (kerak nasi). Akhirnya, saya gandeng produsen-produsen tersebut dengan harapan bisa ikut memberdayakan mereka," ungkap Cyntia.

Kini omzet Kangensolo lewat Tokopedia bisa mencapai hingga belasan juta rupiah setiap bulannya. Bahkan produk yang dihasilkan oleh para produsen rumahan yang digandengnya, kini juga dapat menjangkau berbagai daerah di Indonesia termasuk selama pandemi.

Lebih lanjut, Astri mengungkapkan Tokopedia juga berkolaborasi dengan Pemkot Solo dalam meningkatkan perpajakan negara. Contohnya, pembayaran PBB secara online.

"Tokopedia mencatat adanya peningkatan transaksi PBB Online di Solo sebesar hampir 2x lipat selama 2021 dibandingkan 2020," kata Astri.

(akd/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT