Facebook Kehilangan Pengguna Aktif Harian untuk Pertama Kalinya

Facebook Kehilangan Pengguna Aktif Harian untuk Pertama Kalinya

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 04 Feb 2022 07:41 WIB
Facebook ganti nama menjadi Meta demi bangun dunia metaverse dan tidak lagi sekadar platform medsos - seperti apa bentuknya?
Facebook Kehilangan Pengguna Aktif Harian untuk Pertama Kalinya Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Meta baru saja mengumumkan laporan keuangannya untuk kuartal keempat tahun 2021. Laporan ini turut mengungkap tren pengguna aktif harian Facebook di periode tersebut yang mengalami penurunan.

Pengguna aktif harian (DAU) Facebook turun sedikit dari 1,93 miliar menjadi 1,929 miliar di Q4 2021. Ini pertama kalinya pengguna aktif harian Facebook turun dalam satu kuartal, padahal sejak diluncurkan pertumbuhan pengguna Facebook selalu positif.

Jumlah pengguna aktif bulanan (MAU) Facebook di periode yang sama masih flat dari kuartal sebelumnya yaitu 2,9 miliar. Pertumbuhan pengguna di Instagram dan WhatsApp juga masih flat di Q4 2021.

CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan turunnya jumlah pengguna aktif harian Facebook turut dipengaruhi oleh persaingan yang makin ketat dari TikTok.

"Kami sedang berada di tengah transisi layanan kami sendiri menuju format video singkat seperti Reels," kata Zuckerberg, seperti dikutip dari Engadget, Jumat (4/2/2022).

"Reels sekarang adalah format konten kami yang berkembang paling cepat sejauh ini," sambungnya.

Tapi Zuckerberg menambahkan Reels belum bisa dimonetisasi seoptimal Stories atau feed. Pada kuartal sebelumnya, Zuckerberg mengatakan salah satu fokus Meta adalah menggaet pengguna muda berusia 18-29 tahun, dengan mengandalkan platform video singkat seperti Reels untuk menyaingi TikTok.

Di Q4 2021, pendapatan Meta mencapai USD 33,6 miliar, lebih tinggi dari perkiraan analis sebesar USD 33,4 miliar. Tapi mereka memperingatkan kebijakan privasi baru di iOS 14 akan mempengaruhi pendapatan di kuartal berikutnya secara signifikan.

Sepanjang tahun 2021, Meta juga meraup laba sebesar USD 40 miliar. Tapi mereka juga rugi miliaran dolar di divisi Reality Labs yang mencakup pengembangan headset VR Quest, software VR, dan proyek terkait metaverse lainnya.

Divisi tersebut kehilangan USD 10,2 miliar tahun lalu, dan melaporkan pendapatan sebesar USD 2,3 miliar. Ini menandakan impian Zuckerberg untuk membuat metaverse menjadi kenyataan tidak meluncur dengan mulus.

"Visi yang akan terwujud sepenuhnya masih jauh. Dan meskipun arahnya jelas, jalan kita ke depan masih belum ditentukan dengan sempurna," ucap Zuckerberg.

Simak Video 'Perkembangan Pesat TikTok Bikin Tren Pengguna Facebook Turun':

[Gambas:Video 20detik]



(vmp/rns)