Intel Bikin Pabrik Chip di Malaysia, Nilainya Rp 100 Triliun

Intel Bikin Pabrik Chip di Malaysia, Nilainya Rp 100 Triliun

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 15 Des 2021 20:21 WIB
Intel Core Generasi 12
Foto: Intel
Jakarta -

Pemerintah Malaysia lewat Malaysian Investment Development Authority memastikan Intel akan menginvestasikan 30 miliar ringgit, atau sekitar Rp 100 triliun untuk membangun pabrik chip baru di Penang.

Investasi ini diresmikan pada 15 Desember 2021, yang bersamaan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken ke Malaysia, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Rabu (15/12/2021).

Sebelumnya, CEO Intel Pat Gelsinger pun mengunjungi Taiwan dan Malaysia untuk memperlihatkan pentingnya fasilitas produksi Intel yang ada di Asia untuk Intel. Ia pun bakal menemui bos TSMC.

Menariknya, pendiri TSMC Morris Chang baru-baru ini pernah mengatakan kalau Gelsinger sebenarnya tak punya cukup waktu untuk mengembalikan posisi Intel ke puncak. Pernyataan ini dikeluarkan Chang untuk mengomentari pernyataan Gelsinger terkait TSMC. Yaitu saat Gelsinger mengeluarkan peringatan agar tak terlalu bergantung pada produsen chip asal Taiwan tersebut, setelah aktivitas China yang mengkhawatirkan di negara tetangganya itu.

"Taiwan bukan tempat yang stabil. Minggu ini Beijing mengirimkan 27 pesawat tempur ke wilayah pertahanan udara Taiwan. Apakah itu membuat anda lebih nyaman atau tidak?" ujar Gelsinger saat itu.

Gelsinger juga meminta pemerintah AS untuk mengalihkan pendanaan sebesar USD 52 miliar yang sebelumnya mereka siapkan untuk produksi semikonduktor, khusus untuk perusahaan domestik. Langkah ini menurut TSMC akan menjadi sangat negatif untuk pemerintah AS.

Pembangunan pabrik di Malaysia ini tentu tak akan langsung berdampak besar pada kelangkaan chip yang terjadi saat ini. Karena pembangunan pabriknya pun akan membutuhkan waktu beberapa tahun, begitu pula untuk mencapai tingkat produksi optimalnya.

Begitu juga dengan dua pabrik baru Intel di Arizona, AS, yang diperkirakan baru beroperasi penuh pada 2024. Intel pun sebelumnya mengaku akan berinvestasi sekitar USD 94,7 miliar untuk membangun pabrik baru di Eropa.



Simak Video "Tanggapi Mahathir, PDIP: Hormati Kedaulatan Setiap Negara!"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)