DANA & Bukalapak Kerja Sama Perkuat Transaksi Digital di 2022

DANA & Bukalapak Kerja Sama Perkuat Transaksi Digital di 2022

Angga Laraspati - detikInet
Sabtu, 20 Nov 2021 19:40 WIB
DANA & Bukalapak Siap Kerja Sama Perkuat Transaksi Digital di 2022
Foto: DANA
Jakarta -

DANA dan Bukalapak akan melanjutkan komitmennya dalam mendigitalisasi UMKM serta menciptakan inklusi keuangan digital lewat inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan. Hal tersebut berkaca dari peningkatan tren transaksi digital akibat pandemi pada tahun ini.

Merujuk pada data yang dihimpun e-Conomy SEA 2021 (Google, Temasek, Bain & Company), ada 21 juta konsumen digital baru selama pandemi 2020 dan paruh pertama 2021. Sebanyak 72% dari konsumen baru ini berasal dari area non-metropolitan, yang secara positif menunjukkan peningkatan penetrasi digital di pasar terbesar Indonesia.

Fenomena perubahan preferensi konsumen ini juga ditangkap oleh DANA yang telah lama terintegrasi dengan Bukalapak. DANA mencatat tren transaksi digital masyarakat semakin kuat di 2021 terutama mereka yang menggunakan dompet digital untuk mendukung aktivitas sehari-harinya.

Hal ini setidaknya dirasakan oleh lima fitur teratas DANA yang secara basis tahunan (year on year) di bulan Oktober 2021 mencatatkan pertumbuhan signifikan, yaitu transaksi QRIS (meningkat 267%), pengiriman uang (328%), pembelian pulsa ponsel (141%), pembayaran tagihan (159%), dan online commerce (39,9%).

Selain itu, DANA mencatat transaksi online merchant menggunakan dompet digital DANA semakin digemari pengguna, dan 49% di antaranya adalah kalangan muda dengan usia 21 - 30 tahun.

Chief Marketing Officer DANA Monita Moerdani mengatakan bertumbuhnya tren transaksi digital mengindikasikan meningkatnya penetrasi ekonomi digital yang kian terintegrasi dan semakin terbukanya masyarakat untuk menggunakan layanan-layanan digital termasuk dompet digital dan online commerce.

"DANA menyambut positif peningkatan tren ini dan selalu berupaya menyempurnakan kapabilitas layanan dan memperluas kemitraan maupun sinergi dan kolaborasi agar pengguna dapat terus mengandalkan DANA dalam berbagai aktivitasnya," kata Monita dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11/2021).

Di sisi lain, President, Commerce & Fintech at Bukalapak Victor Lesmana menuturkan Bukalapak memaknai peningkatan tren transaksi digital sebagai imbas positif untuk kembali membangkitkan ekonomi nasional yang sempat menurun di masa pandemi.

"Lewat produk-produk inovatif kami, Bukalapak telah melayani lebih dari 6,6 juta online seller, 8,7 juta mitra Bukalapak, dan 100 juta pengguna. Tentunya, sinergi DANA dan Bukalapak ikut menandakan pentingnya kolaborasi guna menguatkan industri di berbagai skala termasuk UMKM serta mengakselerasi inklusi keuangan digital," tuturnya.

Sepanjang tiga kuartal di tahun 2021, Bukalapak merangkum adanya pertumbuhan yang signifikan hingga delapan kali lipat pada transaksi menggunakan QRIS serta peningkatan tiga kali lipat untuk penambahan saldo e-money DANA di mitra Bukalapak.

Sinergi keduanya juga tercermin pada beberapa jenis transaksi di Bukalapak. Pada umumnya, DANA banyak digunakan sebagai opsi pembayaran digital utama pada kategori marketplace khususnya barang-barang elektronik dan busana serta kategori virtual product seperti pulsa prabayar, token listrik, hingga multifinance.

Penggunaannya pun tersebar di seluruh Indonesia dengan empat provinsi teratas penjual yang berada di daerah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Banten.

Sejalan dengan peningkatan tren transaksi digital, keterlibatan DANA dalam semarak 11.11 tahun ini juga ikut mendorong tingkat adopsi digital dan belanja pengguna. Di tahun 2021, DANA bekerja sama dengan A+ Rewards menghadirkan Pesta Poin 11.11 yang dikemas dalam konsep lelang berhadiah dan dimunculkan lewat video live streaming di aplikasi DANA.

Hasilnya, DANA mencatat pertumbuhan signifikan pada beberapa fitur. Berdasarkan popularitasnya, fitur yang paling banyak digunakan pengguna selama periode Pesta Poin 11.11 di antaranya adalah fitur Kirim Uang, pembayaran Pulsa, pembelanjaan melalui Bukalapak, pembayaran tagihan atau Biller, serta pembelian melalui Google Play.

Lonjakan transaksi juga dirasakan dalam beberapa aspek jika membandingkan performa Harbolnas tahun 2021 dengan tahun lalu. DANA mencatat jumlah transaksi yang meningkat hingga 269% dengan rata-rata pengguna transaksi harian yang bertambah hingga 233%. Di samping itu, pertumbuhan positif juga dirasakan pada rerata pengguna aplikasi harian yang jumlahnya meroket hingga 220%.

Bahkan, konsep lelang daring diluncurkan perdana dalam aplikasi DANA juga mendapat respon baik dari pengguna setianya. Dalam rentang waktu sebelas hari lamanya, DANA sukses mengumpulkan lebih dari 130 ribu peserta lelang dan ditonton lebih dari 400 ribu orang.

Melihat tren transaksi digital yang meningkat signifikan hampir di setiap tahunnya, DANA dan Bukalapak optimistis akan keberlangsungan digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, menyambut tahun 2022 mendatang, DANA dan Bukalapak akan melanjutkan komitmennya dalam mendigitalisasi UMKM serta menciptakan inklusi keuangan digital lewat inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan.

(fhs/fay)