Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Samsung Fokus ke Produk Premium

Samsung Fokus ke Produk Premium


- detikInet

Jakarta - Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) menyebabkan biaya produksi ikut-ikutan naik. Imbasnya, daya beli konsumen menengah ke bawah pun turut anjlok. Alhasil, segmen menengah ke atas kembali dilirik produsen elektronik asal Korea, Samsung.Hal itu diungkap Sales & Marketing Director PT Samsung Electronic Indonesia, Christian Sudibyo usai peluncuran 40 produk Samsung pada Roadshow Samsung Digital Partners AV 2006."Dengan kondisi seperti ini, mau nggak mau kita fokus ke menengah atas. Karena hanya di segmen itu yang daya beli konsumennya tidak terguncang dan mampu membeli produk premium kami," ujar Christian kepada wartawan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (22/4/2006).Dari 40 produk yang diluncurkan, mayoritas produk berupa TV yang antara lain TV LCD, TV Plasma, TV SlimFit. Sedangkan untuk produk Samsung non-TV lainnya, Samsung meluncurkan produk seperti MP3 Player, Sports Camcorder, DVD Recorder, Home Theatre System.Menurut Managing Director PT Samsung Electronic Indonesia, Lee Mun Bong, angka penjualan produk premium cukup mempengaruhi pendapatan Samsung secara signifikan. Menurutnya, pendapatan Samsung di 2005 secara global berhasil mencapai US$ 57 miliar.Sedangkan di Asia Tenggara dan Oceania, menurutnya, Samsung meraih 22% pangsa pasar dari US$ 7,3 miliar di 2004. Dan pada 2005, perusahaan itu meraih pendapatan US$ 1,5 miliar dari US$ 8,9 miliar, atau meningkat 25% dari tahun sebelumnya.Dari hasil pendapatan itu, menurut Mun Bong, 9,5 persennya digunakan untuk biaya penelitian dan pengembangan (litbang) di 16 R&D Center oleh 32.000 pengembang, yang tersebar di seluruh dunia.Target Camcorder dan MP3 PlayerMenurut Christian, pasar Camcorder di Indonesia pada 2006 diperkirakan sebesar 80-100 ribu. Pasar itu sendiri, menurutnya, semakin besar dan tumbuh 20 persen dibanding tahun lalu."Oleh sebab itu, kami menargetkan market share kami di pasar Camcorder minimum menembus 15-20 persen," kata Christian.Tahun lalu, menurutnya, Samsung yang baru merilis produk itu di pertengahan 2005 mampu meraih 12% dari pasar sebesar 65.000 unit. Dia pun optimis, produknya bisa merebut hati konsumen menengah ke atas karena kecanggihan produknya seperti penyediaan memori untuk Camcorder sebesar 2 GB.Sedangkan untuk produk MP3 Player, Christian menargetkan bisa menembus peringkat tiga besar pasar pemutar musik digital tersebut. Menurutnya, produk MP3 Player merupakan produk yang pasarnya meningkat hingga sepuluh kali lipat tiap tahunnya."Untuk MP3 Player, pasar lagi bangkit dan lagi gencar-gencarnya. Bagaimana tidak, cuma MP3 Player yang growth-nya paling gila, setiap tahun bisa naik 10 kali lipat," ujarnya.Di tahun ini, Christian berharap bisa ikut mengekor kesuksesan pemain MP3 Player lain yang sudah lebih dahulu merebut pasar, yakni iPod Apple dan Creative Zen. (rou)Keterangan foto: Samsung MP3 Player YP-Z5. Sumber: Samsung.com (wicak/)





Hide Ads
LIVE