Transformasi Bisnis Digital Lewat Teknologi Sistem Pengawasan

Transformasi Bisnis Digital Lewat Teknologi Sistem Pengawasan

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 09 Nov 2021 22:30 WIB
qlue
Foto: Aisyah Kamaliah/detikINET
Jakarta -

Transformasi digital untuk industri di Indonesia salah satunya bisa dilakukan lewat sistem pengawasan di perusahaan-perusahaan.

Menurut Qlue, penyedia ekosistem smart city, menyebut salah satu aspek penting dari transformasi digital itu adalah dengan mengintegrasikan sistem pengawasan di perusahaan-perusahaan demi operasional bisnis yang efisien.

Hal itu sejalan dengan denyut perekonomian nasional yang mulai terasa seiring dengan pemulihan aktivitas dunia usaha di era pandemi COVID-19 ini.

"Transformasi bisnis merupakan suatu hal yang tidak dapat dibendung. Sebab, cepat atau lambat kebutuhan teknologi digital perusahaan akan semakin tinggi untuk menyesuaikan dengan tren yang berkembang di pasar. Hal itu membuat perusahaan yang cepat bertransformasi akan bisa memanfaatkan ceruk pasar yang semakin membesar ini," ujar Founder dan CEO Qlue Rama Raditya, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Dalam pengembangan teknologinya, Qlue memiliki solusi smart city yang fleksibel, dimana Qlue dapat mengimplementasikan teknologi pengolahan data pada komputasi awan atau cloud computing, komputasi tepi atau edge computing, data center bersifat on-premise atau kombinasi diantaranya.

Teknologi tersebut dikembangkan oleh Qlue demi dapat menjangkau lebih banyak klien dan pengguna. Sebab, pemanfaatan solusi Qlue dapat diimplementasikan secara fleksibel sesuai dengan preferensi dan infrastruktur yang dimiliki oleh perusahaan klien.

Sistem pengawasan yang dikembangkan perusahaan juga bisa semakin terintegrasi dan memberikan berbagai rekomendasi demi mengelola akuntabilitas operasional bisnis.

"Dalam pandangan kami, salah satu solusi agar suatu bisnis bisa berjalan secara optimal dan efisien tentu harus ada sistem pengawasan yang terintegrasi. Pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) juga terbukti dapat membantu kinerja perusahaan. Kami mencatat efisiensi operasional pengguna teknologi dari solusi Qlue ini bisa meningkat 70% dibanding biaya operasional sebelumnya," tambah Rama.

Era pandemi saat ini juga telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan dunia, hal ini membuat transformasi digital menjadi suatu kebutuhan bagi perusahaan. Berdasarkan survey yang dirilis oleh Gartner, secara global permintaan produk digital mengalami peningkatan hingga 83% di tahun 2021 ini.

Para pelaku bisnis dunia juga telah menyesuaikan untuk meningkatkan pengeluaran di sektor teknologi informasi hingga 7% dibanding tahun-tahun sebelumnya. Keberadaan teknologi-teknologi baru seperti augmented reality (AR), virtual reality (VR), internet of things (IoT), 5G, dan blockchain bisa ikut dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha kecil dan menengah berkat fleksibilitas pilihan dan nilai investasi yang terjangkau.



Simak Video "Pemkot Solo Gencarkan Digitalisasi Transaksi"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)