Gegara Pandemi, Penggunaan Uang Digital Melonjak di Indonesia - Halaman 2

ADVERTISEMENT

Gegara Pandemi, Penggunaan Uang Digital Melonjak di Indonesia

Adi Fida Rahman - detikInet
Jumat, 15 Okt 2021 11:39 WIB
a hand hold a smart phone and pay with it.
Foto: iStock

Ketika ditanya tentang persiapan mereka sebelum menggunakan mobile banking dan aplikasi pembayaran, pengguna pertama kali mengakui kekhawatiran mereka - takut kehilangan uang secara online (48%) dan takut menyimpan data keuangan secara online (41%). Hampir 4 dari 10 juga mengungkapkan bahwa mereka tidak mempercayai keamanan platform ini.

Lebih dari seperempat juga menganggap teknologi ini terlalu merepotkan dan membutuhkan banyak kata sandi atau pertanyaan (26%), sementara 25% mengaku perangkat pribadi mereka tidak cukup aman.

"Untuk mendorong ekonomi digital yang aman ke depan, penting bagi kami untuk mengetahui titik kesulitan para pengguna dan mengidentifikasi celah yang perlu segera kami tangani. Merupakan temuan yang disambut baik bahwa publik sadar akan risiko yang menyertai transaksi online dan karena itu, pengembang dan penyedia aplikasi pembayaran seluler sekarang harus melihat celah keamanan siber di setiap tahap proses pembayaran, dan menerapkan fitur keamanan, atau bahkan pendekatan desain yang aman untuk mendapatkan kepercayaan penuh dari masa depan dan pengguna pembayaran digital yang sudah ada," tambah Connell.

Untuk membantu pengguna di Asia Pasifik merangkul teknologi pembayaran digital dengan aman, para ahli Kaspersky menyarankan sejumlah hal.

Tips memakai pembayaran digital dengan aman:

  • Waspadalah terhadap komunikasi palsu, dan berhati-hatilah saat menyerahkan informasi sensitif. Jangan langsung membagikan informasi pribadi atau rahasia secara online, terutama jika menyangkut permintaan informasi keuangan dan detail pembayaran.
  • Gunakan komputer dan koneksi internet sendiri saat melakukan pembayaran online. Seperti bagaimana kamu hanya akan melakukan pembelian dari toko terpercaya saat berbelanja secara fisik.
  • Terapkan kehati-hatian yang sama ketika melakukan pembayaran online. Kamu tidak akan pernah tahu apakah komputer umum memiliki spyware yang merekam seluruh ketikan kamu di keyboard, atau ketika koneksi internet publik telah dicegat oleh para pelaku kejahatan siber yang menunggu untuk melancarkan serangan.
  • Jangan bagikan kata sandi, nomor PIN, atau kata sandi satu kali (OTP) Anda dengan keluarga atau teman. Meskipun mungkin tampak nyaman dan praktis, ini memberikan jalan masuk bagi pelaku kejahatan siber untuk mengelabui pengguna agar mengungkapkan informasi pribadi untuk mengumpulkan kredensial bank. Simpan untuk Anda sendiri dan selalu lindungi informasi pribadi.
  • Mengadopsi solusi holistik produk keamanan dan langkah-langkah praktis dapat meminimalkan risiko menjadi korban ancaman siber dan menjaga keamanan informasi keuangan.
  • Manfaatkan solusi keamanan yang andal untuk perlindungan menyeluruh dari berbagai ancaman, seperti Kaspersky Internet Security, Kaspersky Fraud Prevention dan penggunaan Kaspersky Safe Money untuk membantu memeriksa keaslian situs web bank, sistem pembayaran, dan toko online yang Anda kunjungi, serta membangun koneksi yang aman.


Simak Video "Warning! Kasus Covid-19 di Indonesia Meningkat 15 Kali Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT