Tokopedia Dorong Perluasan Digitalisasi di Papua dengan 'Hyperlocal'

Tokopedia Dorong Perluasan Digitalisasi di Papua dengan 'Hyperlocal'

Jihaan Khoirunnisa - detikInet
Sabtu, 21 Agu 2021 14:40 WIB
Aplikasi Tokopedia
Foto: Tokopedia
Jakarta -

Tokopedia mendorong digitalisasi UMKM lokal di Indonesia, termasuk dari Papua. Salah satu upaya perusahaan teknologi buatan Indonesia tersebut ialah melalui program Hyperlocal.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak berharap dapat mempermudah masyarakat maupun pelaku usaha di Papua selama pandemi COVID-19.

"Salah satu caranya dengan menghadirkan inisiatif Hyperlocal sejak pertengahan 2020. Kami berharap seluruh masyarakat termasuk di Papua punya kesempatan sama dalam menemukan berbagai produk kebutuhan dengan mudah hingga menciptakan peluang usaha bahkan di tengah pandemi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/8/2021).

Nuraini menilai program tersebut turut meningkatkan transaksi di Tokopedia selama Q2 2021. Di Papua misalnya, kategori Rumah Tangga, Ibu dan Anak serta Fesyen Anak, Elektronik, Otomotif, serta Handphone dan Gadget mengalami peningkatan transaksi paling signifikan dibandingkan Q2 2020.

Sementara untuk kategori produk digital yang paling laris di Papua antara lain, perjalanan, layanan pemerintahan dan perpajakan, makanan dan pertunjukan, keuangan dan Tokopedia Salam.

Menurutnya Papua bahkan menjadi salah satu dari lima daerah yang ikut mengalami lonjakan jumlah pembeli paling signifikan selama Q2 2021, di samping Makassar, Malang, Semarang dan Palembang.

Lebih lanjut Nuraini mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah dalam melakukan upaya digitalisasi pasar. Dengan begitu diharapkan dapat mengakselerasi adopsi platform digital bagi para pedagang pasar tradisional di berbagai daerah di Indonesia.

"Saat ini, inisiatif ini sudah menjangkau Semarang, Bandung, Surabaya, Malang hingga Makassar dan akan terus bertambah ke daerah lainnya, termasuk Papua," katanya.

Kolaborasi Tokopedia dengan mitra strategis juga dinilainya semakin mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan dengan terjangkau. Untuk menjawab tantangan logistik negara kepulauan, Tokopedia bersama mitra menyediakan TokoCabang, layanan gudang pintar yang memudahkan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia termasuk Papua mendapatkan produk kebutuhan dari penjual di lokasi lebih dekat sehingga ongkos kirim bisa lebih murah.

Selain itu melalui Waktu Indonesia Belanja (WIB), festival belanja bulanan Tokopedia yang rutin diadakan tanggal 25 hingga akhir setiap bulan bisa dimanfaatkan masyarakat termasuk di Papua mendapatkan produk kebutuhan dengan efisien lewat berbagai penawaran, seperti bebas ongkir dan cashback.

"Tokopedia pun menjalin kerja sama dengan Kemenkeu RI dan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia, dalam memenuhi kewajiban perpajakan, mulai dari PBB, E-Samsat hingga lebih dari 900 jenis penerimaan negara lainnya, dengan praktis, hanya dari genggaman tangan. Dalam waktu dekat, layanan ini akan tersedia di Papua," tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, Tokopedia juga gencar memberikan edukasi bisnis online, melalui webinar gratis, bagi pebisnis baru termasuk yang berada di Papua. Salah satunya lewat Sekolah Kilat Seller dan Pusat Edukasi Seller.

Pemilik Belanja Termurah, Marice, adalah contoh UMKM Papua yang merasakan manfaat dari berjualan online di Tokopedia. Marice mengaku selama Q2 2021, jumlah transaksinya meningkat 3x lipat dibanding Q1 2021. Melalui Tokopedia, ia bisa menjangkau seluruh Indonesia bahkan mencapai Aceh.

Selain itu, ada Patria Ismalinda. Pemilik warung di Papua yang berjualan produk digital dari Mitra Tokopedia mulai dari pulsa, paket data hingga voucher game ini mengatakan omzet warungnya meningkat hampir 2x lipat dalam kurun waktu kurang dari setengah tahun.

(ncm/ega)