Kisah Sukses Milenial Malang Bangun Bisnis Online di Tengah Pandemi

Kisah Sukses Milenial Malang Bangun Bisnis Online di Tengah Pandemi

Erika Dyah Fitriani - detikInet
Minggu, 27 Jun 2021 17:16 WIB
Tokopedia
Foto: Istimewa
Jakarta -

Teknologi digital telah membantu berbagai aktivitas masyarakat, termasuk berjualan secara online. Meski demikian, hadirnya teknologi bukan menjadi satu-satunya modal untuk mulai berjualan online.

Perempuan asal Malang, Annisa bercerita dirinya sudah pernah menjajal berbagai macam jenis usaha sejak masih di bangku kuliah, sebelum akhirnya memutuskan fokus berjualan groceries (kebutuhan rumah tangga) secara online di Tokopedia. Pemilik Kyan Mart ini pernah mencoba bisnis seperti fashion, kuliner, hingga mainan anak.

Pada Maret 2020 lalu, Annisa mulai berjualan di Tokopedia dengan Toko yang dinamainya Kyan Mart. Ia mengaku sudah mengenal Tokopedia sejak 2013 lalu dan sering berbelanja di platform marketplace tersebut.

"Dari awal saya sering belanja di Tokopedia mulai saya kuliah 2013 dulu, itu saya udah sering belanja cuma saya belum pernah kepikiran jualan dulu. Saya takutnya agak susah posting dan segala macamnya. Pas saya coba dan saya lihat YouTube atau baca-baca, lalu saya coba daftar dan ngikutin panduan yang ada ternyata gampang. Ternyata nggak susah untuk jualan online akhirnya coba-coba terus," ungkap Annisa kepada detikcom, Minggu (27/6/2021).

Perempuan berusia 24 tahun ini mengatakan, dirinya memutuskan untuk fokus berjualan groceries karena melihat produk ini sebagai fast moving item yang cenderung sustain dari segi bisnis. Tak hanya itu, ia pun melihat adanya peluang di tengah pandemi sebab adanya pandemi membuat orang membatasi aktivitas ke luar rumah dan mengandalkan belanja online.

"Saya lihat ini juga musim pandemi orang kan nggak keluar-keluar, termasuk saya pun belanja seringnya online. Akhirnya saya coba bikin ini. Pelan-pelan sih bertumbuhnya," kata Annisa.

"Melihat peluang, yang penting dicoba aja dulu cocok nggak cocok baru lihat nanti. Sama setiap bikin usaha juga gitu, yang penting berani coba dulu kalau dilihat nggak cocok baru dicoba yang lain," imbuhnya.

Tak hanya berani mencoba dan melihat peluang di awal memulai usaha, Annisa mengaku selalu melihat peluang untuk mengembangkan usahanya hingga kini. Ia menjelaskan, di awal Kyan Mart dibuka pada awal pandemi lalu dirinya menaruh perhatian pada produk vitamin dan alat kesehatan. Bukan tanpa alasan, ia melihat produk ini sebagai barang yang heboh di cari masyarakat pada saat itu.

"Lalu pas lockdown mulai pindah tuh ke groceries. Sekarang saya lebih banyak di groceries, kebutuhan rumah tangga juga kebutuhan ibu dan bayi kayak susu. Terus peralatan rumah tangga kayak sabun dan segala macamnya. Sama melengkapi mainan anak," terangnya.

Berkat keberaniannya dan kelihaiannya melihat peluang, Annisa mengatakan bisnisnya terus merangkak berkembang. Ia mengaku, margin keuntungan dari bisnis groceries memang tidak tinggi akan tetapi bisnisnya sendiri cenderung sustain atau stabil. Di awal membuka usaha, ia mengungkap omzet yang didapatkannya hanya sebesar Rp4 juta dalam waktu sebulan. Akan tetapi, pada kurun waktu Desember 2020 hingga Januari 2021 lalu, ia bisa meraup omzet hingga Rp36 juta sebagai efek pembatasan sosial yang membuat masyarakat banyak berbelanja online.

Selain melihat peluang, Annisa juga mengatakan Kyan Mart secara aktif mengikut berbagai kampanye yang ada di Tokopedia salah satunya campaign Flash Sale.

"Setiap ada campaign pasti saya ikuti supaya orang lebih aware kalau ada Kyan Mart dan bisa belanja apa aja di Kyan Mart. Sejak ada campaign itu memang followers nambah habis itu lebih banyak juga orang-orang baru yang belanja," ujarnya.

Tak hanya memanfaatkan campaign di Tokopedia, ia juga menggunakan fitur TopAds serta broadcast chat agar tokonya bisa menjangkau pasar lebih luas.

"Saya juga dari awal bikin akun sudah pasang TopAds supaya produk penjualan saya ada di tampilan atas. Jadi waktu itu saya bikin akun, dalam waktu seminggu sudah ada yang beli. Nambah sehari dapat beberapa puluh pembeli," jelasnya.

Ia mengatakan berbagai kampanye dan fitur yang ada di Tokopedia membantu dirinya untuk meraih pasar saat baru memulai usaha online. Hingga kini, Kyan Mart milik Annisa telah melayani pembelian di seluruh Indonesia serta tak jarang melakukan pengiriman pesanan hingga luar Pulau Jawa seperti ke Sumatera dan Sulawesi.

Ia pun berharap bisnis onlinenya bisa lebih sustainable dan memperoleh omzet tinggi. Sebab, ia berharap penghasilan tinggi yang bisa didapatkannya dari bisnis online ini bisa turut dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan.

"Nggak serta merta kita mikirin keuntungan aja, bikin usaha itu bukan untuk cari keuntungan pribadi tapi juga biar bisa banyak berbagi. Jadi yang saya alami dari perjalanan saya sendiri, semakin banyak berbagi semakin banyak juga yang didapatkan," pungkasnya.

(akn/fay)