Pangsa Pasar Intel Makin Turun karena Apple Silicon

Pangsa Pasar Intel Makin Turun karena Apple Silicon

Adi Fida Rahman - detikInet
Sabtu, 19 Jun 2021 09:38 WIB
Apple Silicon
Apple Silicon menggerus pasar chip Apple. Foto: Apple
Jakarta -

Pangsa pasar Intel diperkirakan akan mengalami penurunan besar tahun 2022. Ini akibat Apple mengganti prosesor Intel dengan chip buatan sendiri untuk mentenagai jajaran perangkat komputernya.

Intel akan kehilangan setidaknya 50% pesanan dari Apple di 2021. Dan pada akhirnya tidak akan ada pesanan sama sekali dari raksasa teknologi asal Cupertino itu.

"Kehilangan 10% pangsa pasar Apple dan melihat AMD tetap kokoh dengan 10%, pangsa Intel di pasar notebook kemungkinan akan turun di bawah 80% pada tahun 2023," tulis laporan Digitimes.

Memang Intel masih mendominasi pasar, tapi kondisi tersebut tidak benar-benar memberi keuntungan bagi perusahaan chip yang bermarkas di Santa Clara itu. Ancaman atas kehadiran chip besutan Apple bikin mereka membuat kampanye pemasaran yang menggembar-gemborkan kalau laptop yang dimodali oleh prosesornya lebih unggul dibandingkan dengan Mac yang ditenagai Apple Silicon.

Seperti saat perhelatan Computex 2021 beberapa bulan lalu, Intel menjanjikan laptop Windows-nya menawarkan pengalaman bermain game yang lebih baik daripada laptop Mac.

Sementara itu, meskipun tidak merespon langsung kampanye Intel, Apple terus memperlihatkan keunggulan chip buatannya. Di perhelatan WWDC 2021 contohnya, mereka memperkenalkan macOS Monterey yang membawa banyak fitur baru yang hanya berjalan di perangkat yang ditenagai chip Apple M1.

Untuk diketahui, Apple mengumumkan bahwa mereka beralih dari Intel ke prosesor miliknya sendiri di WWDC pertengahan tahun lalu. Senior Vice President of Software Engineering Apple Craig Federighi mengatakan transisi akan memakan waktu sekitar dua tahun.

Selang beberapa bulan kemudian, tepatnya akhir 2020, Apple merilis jajaran Macbook dengan chip Apple M1 yang disambut positif. Perusahaan yang dikomandoi Tim Cook kemudian merilis iMac dan iPad Pro dengan Apple M1.

Saat ini konsumen masih dapat membeli Mac berbasis Intel tetapi secara bertahap Apple menguranginya seiring perilisan perangkat baru.



Simak Video "Apple Perkenalkan AirTag, Perangkat Pesaing SmartTag Samsung"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)