Pendiri TikTok Mundur, Ngeri Lihat Nasib Jack Ma?

Pendiri TikTok Mundur, Ngeri Lihat Nasib Jack Ma?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 31 Mei 2021 12:19 WIB
Zhang Yiming
Pendiri TikTok, Zhang Yiming. Foto: Dok. Reuters
Jakarta -

Pendiri dan CEO ByteDance yang adalah induk TikTok, Zhang Yiming, telah resmi mengundurkan diri dalam usia terbilang muda, 38 tahun. Ada dugaan ia tidak ingin bernasib sama seperti Jack Ma.

Memang lengsernya Yiming bertepatan dengan bertambah ketatnya pengawasan pemerintah China pada para pebisnis besar karena cemas bahwa kekuasaan dan pengaruh mereka tidak terkendali.

Selain Yiming, pada Maret silam pendiri Pinduoduo, Colin Huang, juga lengser di saat usianya baru 40 tahun. Ia mengaku ingin fokus pada dunia filantrofi atau amal.

Mungkin mereka tidak ingin bernasib sama seperti Jack Ma. Seperti diketahui, setelah mengkritik sistem keuangan pemerintah China, Jack Ma seakan lenyap dari pandangan publik dan perusahaannya, Alibaba serta Ant Financial, diinvestigasi ketat.

"Regulasi bagi para perusahaan teknologi China sudah berubah dan membutuhkan banyak energi serta usaha. Memimpin perusahaan sebesar ByteDance dengan TikTok terlalu bikin stres," sebut Shan Meng, pengamat dari bank investasi Chanson & Co.

"Ini karena Partai Komunis takut kehilangan kendali pada para raksasa teknologi yang kaya data dan telah tumbuh menjadi berkuasa tidak hanya di ekonomi tapi juga berpotensi di politik," cetus Dr Xin Sun dari King's College London yang dikutip detikINET dari Strait Times, Senin (31/5/2021).

ByteDance sendiri termasuk salah satu perusahaan yang diperingatkan China soal masalah privasi para pengguna dan dominasinya. Yiming sendiri mengaku mundur agar bisa lebih leluasa menikmati hidupnya.

Soal uang tentu bukan masalah karena Yiming memiliki kekayaan hingga USD 44 miliar (sekitar 629 triliun rupiah). Ia juga termasuk dalam 40 orang terkaya di dunia dengan menduduki posisi ke 39. Dia mengaku bukan manajer yang brilian.

"Saya tidak terlalu bersosialisasi, lebih memilih aktivitas soliter seperti online, membaca, mendengarkan musik, dan melamun mengenai apa yang mungkin bisa dilakukan," kata Yiming.

Kini tongkat estafet sebagai CEO akan diopernya kepada Liang Rubo, yang merupakan sesama pendiri ByteDance. Untuk saat ini Rubo menjabat sebagai Direktur SDM di sang induk TikTok.



Simak Video "Dubsmash, Aplikasi Saingan TikTok Akan Dimatikan Februari 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)