Menanti 'Segitiga Emas' Telkomsel-Gojek-Tokopedia

Menanti 'Segitiga Emas' Telkomsel-Gojek-Tokopedia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 10 Mei 2021 16:30 WIB
Womens hand typing on mobile smartphone, Live Chat Chatting on application Communication Digital Web and social network Concept. Work from home.
Foto: Getty Images/iStockphoto/oatawa
Jakarta -

Aliran investasi Telkomsel semakin deras ke kantong Gojek di saat perusahaan tersebut santer merger dengan Tokopedia. Menarik menanti gebrakan segitiga emas Telkomsel-Gojek-Tokopedia.

Pada hari ini, Senin (10/5/2021) Telkomsel mengumumkan investasi tambahan ke Gojek. Setelah sebelumnya menyuntik perusahaan transportasi online tersebut USD 150 juta pada November 2020, kini bertambah USD 300 juta.

Secara total, operator seluler ini menanam investasi sebanyak USD 450 juta atau setara Rp 6,3 triliun ke Gojek dengan kurs USD 1 = Rp 14.145.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro menjelaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi Telkomsel dalam memperkuat trifecta bisnis digital perusahaan, yaitu Digital Connectivity, Digital Platform dan Digital Services.

"Sebagai digital telco company, kami terus melakukan pengembangan berkelanjutan yang melampaui kemampuan konektivitas, dengan terus mengembangkan industri digital di Indonesia melalui kontribusi keunggulan Telkomsel dan Gojek, baik dalam bidang keahlian maupun inovasi," kata Setyanto.

Di sisi lain, Gojek juga santer akan melakukan merger dengan Tokopedia. Bahkan, proses penyatuan dua startup unicorn ini digadang-gadang akan menggunakan nama GoTo.

Kemesraan Gojek dan Tokopedia tampak di bulan Ramadhan ini, di mana mereka mengkolaborasikan layanan masing-masing, misalnya pengiriman paket bebas ongkir lewat GoSend.

Chief of Corporate Affairs Gojek Nila Marita tidak membantah soal kabar Gojek dan Tokopedia merger saat dihubungi awal April. Ia hanya mengatakan bahwa ini hanya isu yang beredar.

"Kami memahami bahwa ada banyak diskusi yang beredar terkait isu ini, namun kami tidak dapat berkomentar saat ini. Jika ada informasi yang dapat disampaikan terkait aksi perusahaan, kami akan memberitahu teman-teman media dan para pemangku kepentingan sesegera mungkin," ujarnya.

Begitu juga dari pihak Tokopedia yang belum mau membahas soal merger Gojek dan Tokopedia saat ini.

"Sayangnya belum ada yang bisa kami sampaikan saat ini. Jika ada aksi korporasi, kami pasti akan menyampaikannya kepada publik," ujar Nuraini Razak, VP of Corporate Communications, Tokopedia.

Menarik dinanti usai investasi Telkomsel ke Gojek, gebrakan apa yang akan terjadi, khususnya dengan Tokopedia.



Simak Video "Gojek Dapat Suntikan Rp 4,3 T dari Telkomsel, Bakal Dipakai Buat Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)