Nasib Huawei di China: Disalip Oppo dan Vivo, Dipepet Xiaomi

Nasib Huawei di China: Disalip Oppo dan Vivo, Dipepet Xiaomi

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 02 Mei 2021 15:25 WIB
Huawei P30 P30 Pro
Huawei P30 Pro, HP flagship Huawei terakhir yang mempunyai GMS. Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Jakarta -

Huawei memang pernah menjadi penguasa pasar HP di China, namun kini pasarnya jauh merosot dan diserap oleh para rivalnya

Sebenarnya ini bukan hal aneh, namun penurunan penjualan HP Huawei ini sebelumnya hanya terjadi di luar China. Penjualannya di China malah sempat melesat sejak Huawei dihajar oleh pemerintah Amerika Serikat lewat berbagai blokir.

Namun kini penjualan HP Huawei di China ikut terseok-seok. Dari Januari sampai Maret 2021 Huawei hanya mengapalkan 90,7 juta unit HP, yang sebenarnya naik 36% secara year on year, namun Q1 2020 adalah awal dari pandemi COVID-19.

Dari segi pangsa pasar, pada kuartal lalu Huawei hanya memegang 16% pangsa pasar di China, turun dari 30% pada Q2 2020. Penurunan ini adalah dampak dari aturan blokir yang terus diperketat, di mana Huawei tak bisa menggunakan teknologi yang dibuat oleh perusahaan AS.

Alhasil mereka tak bisa memesan chip dari TSMC dan banyak pemasok komponen lain. Jadi kini HP Huawei tak hanya tak dilengkapi Google Mobile Services (GMS), namun juga sama sekali tak mengandung komponen ataupun teknologi yang dibuat di AS.

Perangkat tanpa GMS pun sudah cukup menyiksa untuk pengguna yang terbiasa menggunakan berbagai layanan Google di HP lain. Maka wajar jika perangkat Huawei, sebagus apa pun spesifikasi dan kemampuan kameranya, kini kehilangan peminatnya.

Bahkan, jika kondisi pemblokiran itu tak berubah, bukan tak mungkin Huawei akan menyetop sementara pengapalan HP-nya secara total, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Minggu (2/5/2021).

Penurunan pangsa pasar Huawei di China ini jadi kesempatan bagi para rivalnya untuk menyerap pasar yang ditinggalkan Huawei, seperti Oppo, Vivo, dan Xiaomi. Kini Vivo menjadi penguasa pasar di China dengan market share 24%, naik dari 17% di Q1 2020.

Kemudian Oppo menyusul dengan selisih tipis, yaitu market share 23%. Oppo mendapat keuntungan dari tingginya permintaan atas HP 5G dan juga strategi Oppo di seri Reno, yaitu perangkat dengan harga relatif murah namun punya spek tinggi.

Posisi ke-3 masih dipegang oleh Huawei, namun ditempel ketat oleh Xiaomi di posisi ke-4 dengan pangsa pasar 15%. Kemudian di posisi ke-5 ada Apple, yang pangsa pasarnya naik dari 9% di Q1 2020 menjadi 13% di Q1 2020, yang terbantu dari kehadiran seri iPhone 12.



Simak Video "Sederet Kelebihan Huawei Band 6 yang Baru Dirilis"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)