Tokocrypto Kembangkan Token Berbasis Binance Smart Chain

Tokocrypto Kembangkan Token Berbasis Binance Smart Chain

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 11 Mar 2021 18:30 WIB
Tokocrypto
Foto: Dok. Tokocrypto
Jakarta -

Tokocrypto, platform pertukaran aset kripto, mengembangkan token CeDeFi (TKO) hybrid pertama di Indonesia yang dibangun di atas Binance Smart Chain.

TKO menggabungkan keunggulan dari keuangan terpusat (CeFi - centralized finance) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi - decentralized finance), dan dibangun di atas Binance Smart Chain (BSC).

BSC menyediakan biaya yang rendah, kecepatan transaksi cepat, layanan andal dan mudah digunakan, yang berfungsi untuk memberdayakan produk keuangan berbasis blockchain generasi berikutnya untuk berkembang dan memanfaatkan industri Fintech yang sedang berkembang di Indonesia.

"Indonesia adalah salah satu komunitas BSC yang paling aktif. Kami harap kerjasama dengan Tokocrypto ini akan memberikan dukungan kepada proyek-proyek blockchain dan mempromosikan adopsi kripto di Indonesia," kata Xiaoguang, koordinator ekosistem BSC dalam keterangan yang diterima detikINET.

Produk peminjaman dan passive income DeFi dapat membantu mempercepat adopsi di antara populasi yang tidak memiliki rekening bank di Indonesia serta inklusi keuangan yang lebih besar, sementara CeFi menawarkan produk yang mudah digunakan dan lebih umum.

Untuk menjembatani kesenjangan antara pengguna Tokocrypto dan DeFi. Tokocrypto di awal akan fokus untuk memberikan edukasi kepada pengguna tentang keuangan kripto dan pengembangan utilitas CeFi, seperti Setoran TKO, Tabungan TKO & Cashback TKO di Tokocrypto.

"Binance selalu menjadi pendukung kuat kami di Tokocrypto. Melalui kolaborasi yang lebih erat ini, harapannya akan dapat mendorong adopsi kripto melalui token TKO ke lebih banyak wilayah di Indonesia. Ini juga akan memungkinkan kami memanfaatkan sumber day manusia dan dukungan di seluruh ekosistem BSC," kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto dalam keterangan yang sama.

Inisiatif lain sebagai bagian dari kolaborasi ini adalah proyek dana pengembang untuk memberdayakan proyek-proyek yang akan muncul dan mendorong kolaborasi antara Keuangan Terpusat (CeFi) dan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi). Proyek ini menyediakan pendanaan, berbagai program dan inisiatif yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.



Simak Video "Alibaba Dijatuhi Denda Rp 40,49 Triliun Oleh Pemerintah China"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)