Bangun Pabrik Chip
Intel Dapat 'Lampu Hijau' Dari Pemerintah Vietnam
- detikInet
Jakarta -
Intel akhirnya mendapat 'lampu hijau' dari pemerintah Vietnam. Pembuat chip terbesar di dunia itu telah memperoleh lisensi untuk membangun pabrik chip senilai US$ 605 juta di selatan kota Ho Chi Minh. Jumlah ini kurang lebih setara dengan Rp 5,6 triliun (US$ 1 = Rp 9.298, Sumber: detik.com).Menurut laporan, pabrik tersebut nantinya akan berdiri di lahan seluas 46,7 hektar. Sebanyak 2.000 karyawan lokal akan dikerahkan untuk bekerja di pabrik itu."Kami telah sepakat untuk memberikan lisensi kepada mereka," ujar salah seorang pejabat di Kementerian Perencanaan dan Investasi kepada AFP dan dikutip detikINET Kamis (23/02/2006).Ini bukanlah kali pertama Intel berurusan dengan Vietnam. Akhir 2003 lalu, Intel juga telah menandatangani persetujuan dengan FPT, salah satu perusahaan semi-swasta di Vietnam yang bergelut di bidang teknologi informasi (TI).Keduanya bekerja sama dalam hal penjualan central processing units (CPU), main board dan komponen komputer lainnya dengan harga khusus untuk memproduksi desktop, laptop dan server bermerek Elead milik perusahaan Vietnam.Dan pada Juni 2005, menurut Presiden Intel Paul Otellini, pihaknya telah menikmati pertumbuhan penjualan itu di Vietnam, yang tercatat sebagai pertumbuhan pasar PC (personal computer) tercepat diantara 10 anggota ASEAN (Association of South-East Asian Nations).Otellini mengunjungi Vietnam untuk menandatangani persetujuan dengan pemerintah guna memperbaiki aksesibilitas TI di negara komunis itu.Selain itu, Intel juga telah mendirikan sebuah lembaga yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur komunikasi di sektor kementerian, pemerintah, propinsi dan organisasi lainnya. Langkah ini dilakukan untuk membantu Vietnam mengembangkan industri TI lokal di negaranya. (dwn)
(ien/)