Intel Buka Pusat TI di Gaza
- detikInet
Jakarta -
Intel, perusahaan semikonduktor terbesar di dunia, akan mendirikan pusat pendidikan teknologi informasi (TI) di Gaza Strip.Bernama Intel Information Technology Center of Excellence, pusat TI ini didirikan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan TI kepada warga Palestina. Selain itu pusat TI diharapkan bisa merangsang perkembangan industri berteknologi canggih di Gaza.Untuk mendirikan pusat pendidikan itu, Intel tentu saja tidak seorang diri. Intel akan bekerja sama dengan American Near East Refugee Aid yang berbasis di Washington, D.C. dan Universitas Islam di Gaza."Kami bukanya ingin memangkas ketegangan di wilayah itu. Tapi dari perspektif kami, kami melihat kehadiran pusat TI akan berdampak positif," ujar Chuck Mulloy, juru bicara Intel seperti dikutip detikINET dari Associated Press Selasa (21/02/2006).Menurut Mulloy, setelah berbincang dengan pemimpin penguasa Palestina, niat Intel tersebut persis seperti yang mereka (Palestina-red) inginkan. Mereka menginginkan pendidikan. Mereka juga ingin memperbaiki perekonomian masyarakat mereka menjadi lebih baik. Untuk diketahui saja, setengah dari jumlah angkatan kerja di Gaza banyak yang masih menganggur.Disinyalir, pusat TI tersebut adalah proyek besar pertama Intel di wilayah Palestina. Padahal Palestina adalah wilayah yang sangat dijauhi berbagai pihak. Keterlibatan korporat Amerika di wilayah itu pun sangat langka.Untuk pusat TI itu, sebagian besar Intel akan mempekerjakan orang Palestina. Pusat TI tersebut akan berlokasi beberapa mil-mil di luar kota Gaza. Konstruksi bangunannya diharap bisa dimulai sekitar dua bulan ke depan.Presiden ANERA, Peter Gubser mengatakan biaya yang dikucurkan untuk membangun dan memfasilitasi pusat TI itu hanya berkisar US$ 1 juta (US$ 1 = Rp 9.230 Sumber: detik.com).Meski situasi keamanan di Gaza tidak begitu baik, Gubser yakin keinginan Intel untuk menjadi pioner korporat Amerika di Gaza Strip akan mendorong berbagai korporat Amerika lain untuk mengikuti jejak Intel. (dwn)
(ien/)