Pencekalan Visa India untuk China Rugikan Perakit iPhone

Pencekalan Visa India untuk China Rugikan Perakit iPhone

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 19 Feb 2021 20:42 WIB
HANOVER, GERMANY - MARCH 04:  The stand of Taiwanese electonics giant Foxconn promotes green and energy saving business practice at the CeBIT technology fair on the first day the fair opened to the public on March 4, 2008 in Hanover, Germany. CeBIT, the worlds largest technology trade fair, will run from March 4-9.  (Photo by Sean Gallup/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Ketegangan geopolitik di antara India dan China mulai merugikan sejumlah perusahaan teknologi besar asal Taiwan, termasuk perakit iPhone dan pemasok Apple.

Hal ini juga mulai menghambat program insentif yang sangat dibanggakan India untuk manufaktur elektronik. Dikutip dari South China Morning Post, Jumat (19/2/2021) India lambat dalam mengeluarkan visa bagi para insinyur China.

Padahal, mereka dibutuhkan untuk membantu perusahaan Taiwan mendirikan pabrik di India. Negeri Bollywood ini juga mendorong perusahaan untuk memilih opsi yang lebih sulit untuk bisa mendapatkan izin kerja di negaranya.

Sejumlah analis menilai, perselisihan tersebut dapat menunda rencana Perdana Menteri Narendra Modi untuk meningkatkan kapasitas manufaktur India dan menghalangi datangnya investor dari luar negeri yang ingin menginvestasikan USD 30 miliar dalam enam bulan ke depan hingga September. Perusahaan-perusahaan tersebut memang membidik India untuk mendiversifikasi rantai pasokan mereka.

Sebelumnya, Modi telah memblokir ratusan aplikasi buatan China dan memperlambat persetujuan untuk investasi asal China setelah terjadinya bentrokan yang memakan korban di sepanjang perbatasan yang bersengketa di pegunungan Himalaya. Peristiwa ini menewaskan sedikitnya 20 orang India dan sejumlah tentara China.

Tahun lalu, perusahaan perakit iPhone Foxconn Technology Group, Pegatron Corp, dan Wistron Corp, menjanjikan USD 1,5 miliar untuk mendirikan pabrik ponsel di India setelah pemerintahan Modi menawarkan insentif yang dirancang khusus untuk memproduksi produk lokal untuk ekspor global. Langkah tersebut pun diperkirakan akan batal karena ketegangan di antara ke India dan China.



Simak Video "Konfirmasi 4 Tentara China Tewas dalam Insiden di Perbatasan India"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)