Untung Sedikit, Amazon Merasa Tak Puas
- detikInet
Jakarta -
Kuartal keempat 2005 silam tampaknya menjadi akhir tahun yang buruk bagi Amazon. Padahal kuartal tersebut biasanya menjadi momentum yang paling ditunggu oleh kalangan pedagang karena adanya musim liburan natal.Beda halnya dengan Amazon. Keuntungan bersih Amazon selama kuartal empat yang berakhir 31 Desember terpaksa jatuh dari US$ 347 juta tahun 2004 menjadi US$ 199 juta (US$ 1 = Rp 9.348, sumber: detik.com).Meski begitu, penjualan selama periode tersebut meningkat menjadi US$ 2,98 miliar. Tahun sebelumnya Amazon hanya mencetak angka penjualan sebesar US$ 2,54 miliar. Tapi jumlah US$ 2,98 miliar dianggap gagal menembus perkiraan analis, senilai US$ 3 miliar.Menurut Amazon, pertumbuhan penjualan mereka sudah menurun sebelum musim liburan natal. Hingga saat ini, sahamnya pun juga turun 11 persen sejak pertengahan Desember."Sebenanya pendapatan operasional kami meningkat sebesar 1 persen selama kuartal keempat. Tetapi hal tersebut tidak ada apa-apanya, jika dibandingkan dengan para pengecer lain yang bergembira karena berhasil meraup angka penjualan yang besar," ujar Todd Chanko, Analis Jupiter Research. Analis memprediksi, Amazon akan kehilangan pangsa pasar pengecer tradisional seperti halnya Wal-Mart dan Target serta situs lelang eBay dan mesin cari Google.Selain itu, ada juga kekhawatiran bahwa keuntungan margin perusahaan tidak akan tercapai karena dipengaruhi program layanan "Amazon Prime". Program tersebut memberikan layanan antar tanpa batas secara gratis untuk setiap orang yang membayar tarif flat sebesar US$ 79 setiap tahun. Demikian dikutip detikINET dari BBC Jumat (3/2/2006). (oyd/dwn)
(ien/)