Uber Mau Jual Bisnis 'Taksi Terbang'

Uber Mau Jual Bisnis 'Taksi Terbang'

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 03 Des 2020 15:22 WIB
uber air
Foto: Uber
Jakarta -

Uber dikabarkan berencana menjual bisnis 'taksi terbang' yang dibangunnya. Jika benar demikian, rencana Uber meluncurkan layanan sewa helikopter Uber Air (sekarang Uber Elevate) di 2023 pun harus diatur ulang.

Dikutip dari ZDNet, Kamis (3/12/2020) Uber saat ini sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk menjual Uber Elevate ke Joby Aviation, sebuah startup kedirgantaraan asal AS yang didirikan pada 2009.

Uber Elevate disebut sebagai layanan berbagi tumpangan penerbangan. Layanan ini digadang-gadang sebagai angkutan umum masa depan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas darat. Ide taksi terbang ini memang terdengar ambisius dan mahal.

"Dalam jangka panjang, visinya adalah untuk kendaraan listrik yang aman untuk mengangkut puluhan ribu orang melintasi kota dengan harga yang sama dengan perjalanan (mobil) UberX dalam jarak yang sama," kata Uber dalam sebuah pernyataan.

Pada Agustus 2018, Uber mengumumkan lima pasar yang memungkinkan untuk meluncurkan ide taksi terbangnya ini, yakni Australia, Brasil, Prancis, India, dan Jepang. Uber pun saat itu optimistis bahwa layanannya mulai resmi beroperasi 2023, termasuk di Dallas dan Los Angeles, AS.

Uber menyebutkan, timnya tetap fokus pada uji coba teknologi utama di AS terlebih dahulu, karena di situlah sebagian besar mitra kendaraan Uber sudah mengembangkan pesawat mereka dan banyak yang berencana untuk menerima sertifikasi.

"Semua mitra kendaraan Uber diharapkan melanjutkan sertifikasi kendaraan awal di yurisdiksi rumah mereka. Oleh karena itu, kami mengantisipasi demo pertama ke publik akan dilakukan di Amerika Utara terlebih dahulu. Tapi kami belum tahu lebih pasti karena dampak pandemi COVID-19," kata Uber.

Menurut laporan, kesepakatan terkait bisnis taksi terbang di antara Uber dan Joby Aviation akan diumumkan akhir bulan ini, karena Uber mendorong rencananya ini untuk menghasilkan keuntungan.

Uber saat ini sedang menjalani fase mencoba mengencangkan ikat pinggangnya dan menyingkirkan berbagai aspek periferal dan kerugian dari bisnisnya.



Simak Video "Melihat Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Awak di Korea Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)