YouTube Tayangkan Iklan Tanpa Bayaran Pada Channel Kecil

YouTube Tayangkan Iklan Tanpa Bayaran Pada Channel Kecil

Josina - detikInet
Senin, 23 Nov 2020 10:17 WIB
Ilustrasi Google, ilustrasi YouTube, dan ilustrasi Facebook
YouTube. Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Terhitung mulai 18 November 2020, YouTube akan mulai menayangkan iklan di beberapa video milik kreator, namun YouTube tak akan membagikan bayaran kepada para pembuat video tersebut jika subscribernya terhitung kecil.

Dilansir detiKINET dari The Verge hal tersebut didasari alasan karena channel kreator pembuat video tersebut belum cukup besar untuk dimasukkan dalam Partner Program.

Saat iklan ditayangkan di video YouTube, para kreator biasanya akan menerima sebagian dari pendapatan jika mereka termasuk dalam Partner Program YouTube.

Dengan aturan monetisasi baru, pembuat konten yang belum terdaftar ke Partner Program pun dapat melihat ada iklan di video mereka meski tak mendapatkan bayaran dari iklan tersebut.

Sebelum pembaruan ini, YouTube mengatakan video tersebut hanya meayangkan iklan dalam keadaan tertentu, seperti jika dimonetisasi oleh oleh label rekaman sebagai bagian dari klaim hak cipta.

Pembaruan ini sebagian besar akan mempengaruhi pembuat konten yang lebih kecil dengan video yang memiliki jumlah penayangan atau views yang tak banyak.

Sebab untuk terdaftar dalam Partner Program, YouTube mewajibkan pembuat konten memperoleh 4.000 jam total waktu tonton selama 12 bulan terakhir dan memiliki lebih dari 1.000 subscriber.

Bagi YouTube dan Google, memang periklanan adalah bisnis besar. Di YouTube, bisnis iklan melalui video yang ditayangkna telah menghasilkan USD 5 miliar pada kuartal ketiga 2020 saja.

Iklan di YouTube juga menjadi pemasukan bagi sang kreator yang mungkin menggantungkan biaya hidupnya sendiri. Namun sekarang Youtube akan menjalankan lebih banyak iklan di platformnya namun tak perlu membayar kreator-kreator kecil yang belum terdaftar di Partner Program.

Kepada The Verge, YouTube mengonfirmasi bahwa iklan tidak akan berjalan di video-video sensitif seperti yang berbau politik, agama, alkohol hingga perjudian.

YouTube tidak mengatakan berapa banyak kreator konten yang akan melihat iklan di video mereka tapi tidak mendapatkan bayaran. Mereka menyebut channel semua ukuran dapat melihat iklan muncul. Perusahaan pun akan memantau dampaknya pada pembuat.



Simak Video "Ingin Jadi Kreator Konten? Berikut Cara Gaet Viewers di YouTube"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/jsn)