Netflix Bakal Terus Naikkan Harga, Ini Sebabnya

Netflix Bakal Terus Naikkan Harga, Ini Sebabnya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 01 Nov 2020 21:00 WIB
ILustrasi Netflix, ILustrasi Nonton, ILustrasi TV
Nonton Netflix. Foto: Photo by Joanes Andueza on Unsplash
Jakarta -

Layanan streaming Netflix telah menaikkan harga di beberapa wilayah, termasuk di Indonesia dan Amerika Serikat. Nah di masa depan, konsumen diharapkan jangan heran jika kenaikan biaya langganan Netflix nantinya akan terus terjadi secara rutin. Apa sebab di baliknya?

Di AS, paket standar Netflix yang sebelumnya seharga USD 13 per bulan kini menjadi USD 14. Sedangkan untuk paket premium Netflix naik dari USD 16 menjadi USD 18 perbulan. Adapun di Indonesia, biaya Netflix naik baru-baru ini terkait diterapkannya pajak layanan digital.

Faktor pertama kenaikan harga adalah untuk memenuhi tuntutan investor bahwa Netflix akan menghasilkan keuntungan secara konsisten. Apalagi jika pertumbuhan pelanggan mulai melambat, kenaikan harga akan menjaga pundi-pundi mereka tetap stabil.

"Jika itu terjadi, investor berharap Netflix akan menjadi sesuatu yang pokok di rumah-rumah warga, mirip seperti yang terjadi pada televisi kabel dalam 4 dekade terakhir," tulis CNBC yang dikutip detikINET.

Faktor kedua, Netflix memang yakin layanannya semakin diminati. Angka konsumen yang keluar dari Netflix hanya 2% di AS, jauh lebih kecil dari layanan streaming pesaingnya.

"Kunci untuk meningkatkan harga tanpa angka cancel yang naik signifikan atau ketidakpuasan adalah untuk meyakinkan pelanggan bahwa mereka masih akan mendapatkan value yang luar biasa," tambah CNBC.

Sejauh ini dengan konten-kontennya, Netflix dinilai banyak pihak punya kualitas, bahkan meninggalkan televisi kabel. Petinggi Netflix juga mengakui bahwa ambisi mereka adalah menjadi dominan seperti HBO sebelum televisi semacam HBO dapat menandingi mereka di ranah streaming.

"Tujuannya adalah untuk menjadi HBO dengan lebih cepat daripada HBO menjadi kami," kata co CEO Netflix, Ted Sarandos, belum lama ini.



Simak Video "Netflix Raih Pelanggan Baru, Namun Masih Kurang 'Menggigit'"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/jsn)