Gandeng Intel, Acer Incar 30% Pasar Notebook
- detikInet
Jakarta -
Presdir PT Acer Indonesia, Jason Lim, memperkirakan pasar notebook di Indonesia pada 2006 mencapai 200 ribu unit. Dengan menggandeng Intel, dia optimis bisa meraih pangsa pasar sebesar 30 persen atau 60 ribu unit."Kami berinvestasi sangat besar untuk Intel karena mainstream notebook bulan depan (Februari-red) akan menggunakan Intel Centrino Duo," kata Jason di Cafe Cilantro, Wisma BNI 46 Jakarta, Selasa (17/01/2006).Namun sayangnya Jason sendiri enggan mengungkap besaran investasi yang dikeluarkan Acer untuk membenamkan teknologi Intel di notebooknya. Jason pun mengungkapkan komposisi prosesor yang terdapat pada notebooknya, 90 persen menggunakan Intel, dan sisanya 10 persen memakai chip prosesor Advanced Micro Devices (AMD).Jason juga mengatakan, Acer menargetkan penjualan 10 persen untuk keseluruhan lini produknya. Untuk notebook, Jason mengatakan pihaknya akan menaikkan target pangsa pasar, sebesar lima persen dari tahun 2005. Yakni dari 25 persen menjadi 30 persen di 2006.Di 2005 sendiri, Acer mengklaim telah menjual 35 ribu unit atau 25 persen untuk produk notebooknya dari pasar yang sekitar 140-150 ribu unit. Sedangkan untuk produk personal komputer (PC), menurut Jason, Acer berhasil menjual 80 ribu unit, atau delapan persen dari pasar PC yang sebesar 1 juta unit.Dan untuk notebook, Jason sendiri berharap dapat meningkatkan penjualan sebesar 50-60 persen dan melampaui perkiraan survei badan riset International Data Corporation (IDC). Menurut IDC, pasar notebook akan mengalami peningkatan tahunan (Year on Year/YoY) sebesar 47 persen."Kami optimis tumbuh 50-60 persen karena Acer sendiri tumbuh lebih dari 100 persen pada 2004 hingga 2005. Lagipula notebook sendiri tumbuh lebih cepat dari pasar PC desktop," kata Jason.Untuk mencapai targetnya, di awal 2006 ini, Acer meluncurkan tiga produk notebook terbarunya, yaitu TravelMate 8200, TravelMate 3010, dan Aspire 5670. Ketiganya menggunakan prosesor otak ganda Intel Centrino Duo Mobile.TravelMate 8200 yang mempunyai media penyimpan berkapasitas hingga 120 GB ditargetkan untuk menyosor segmen enterprise. Notebook berkecepatan 2 GHz dan berkemampuan memproses bersama dua otaknya itu dijual dengan harga US$ 2.599. Teman perjalanan itu juga dilengkapi dengan kartu grafis ATI 512 MB dan kamera 1,3 megapiksel.Sedangkan TravelMate 3010 dengan sistim memori hingga 4 GB DDR2 ditujukan untuk segmen pebisnis yang bermobilitas tinggi. Tak jauh berbeda dengan spesifikasi TravelMate 8200, produk ini dilepas dengan harga US$ 1.500. Lalu ada juga Aspire 5670 yang ditujukan untuk kalangan personal. Produk dengan banderol US$ 1.200 ini diperkirakan bisa menggantikan peranan PC desktop. (rou)
(ketepi/)