Tak Cuma Alibaba, Perusahaan Jack Ma Ini Juga Meraksasa

Tak Cuma Alibaba, Perusahaan Jack Ma Ini Juga Meraksasa

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 05 Okt 2020 09:40 WIB
Jack Ma pisah
Jack Ma. Foto: Reuters
Shenzhen -

Jack Ma dikenal karena sukses membesarkan toko online Alibaba. Namun tangan emasnya juga berhasil membesarkan perusahaan lainnya, yaitu Ant Group, yang bergerak di bidang finansial atau fintech.

Ant Group dengan layanannya yang terkenal, Alipay, akan segera melantai di bursa saham Hong Kong dan Shanghai, dan bukan tidak mungkin mencatatkan IPO (Initial Public Offering) terbesar. Ant Group memang merupakan platform pembayaran online terbesar di China.

Warga China sudah sangat terbiasa memakainya. Perusahaan ini yang dulu bernama Alipay, didirikan oleh Jack Ma karena pada masa silam, sedikit orang China punya kartu kredit bahkan debit, sehingga dibutuhkan metode pembayaran yang mudah untuk transaksi di Alibaba.

Ma pun menugaskan tim finansial Alibaba untuk menciptakan Alipay. Pada dasarnya, layanan ini berfungsi untuk menahan uang dari pembeli di Alibaba dan mengirimkannya pada penjual jika pembeli sudah menerima barang dan merasa puas dengannya. Awalnya, banyak yang meragukan.

"Saat aku memulai Alipay, setiap orang bilang, Jack, ini adalah model terburuk yang kami lihat, tak ada yang bakal memakainya," kata Ma dalam sebuah wawancara.

"Aku bilang tak peduli apakah model ini ilmiah, terlihat keren atau tidak. Sepanjang bisa bekerja, akan membantu membangun kepercayaan," tambah Jack Ma, seperti dikutip detikINET dari CNN.

Saat ini, Alipay memiliki 711 juta user aktif bulanan dan menangani pembayaran senilai USD 17,2 triliun dalam setahun belakangan. Aplikasi mobile Alipay yang debut di 2009, punya pangsa pasar lebih dari 55%, mengalahkan platform Tencent.

Layanannya pun makin beragam. User bisa membayar asuransi dengannya, membayar tagihan, mendapatkan pinjaman ataupun berinvestasi. Alipay pun menjadi semacam supermarket finansial.

"Ia menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari bagi ratusan juta individu dan para pebisnis di seluruh China,"cetus Zennon Kapro, pengamat dari biro riset Kapronasia. Jack Ma yang tahun lalu pensiun dari Alibaba, tinggal menikmati kerja kerasnya di Alipay.



Simak Video "Dalam Semalam Harta Jack Ma Bertambah Rp 396 Triliun "
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)