TikTok Minta Dicaplok Netflix Tapi Ditolak

TikTok Minta Dicaplok Netflix Tapi Ditolak

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 27 Agu 2020 11:09 WIB
TikTok
TikTok Minta Dicaplok Netflix Tapi Ditolak Foto: Unsplash/Kon Karampelas
Jakarta -

Netflix menjadi perusahaan terbaru yang dihubungkan dengan TikTok di saat platform video pendek itu sedang mencari pembeli untuk bisnisnya di Amerika Serikat.

Wall Street Journal melaporkan, seperti dikutip detikINET dari South China Morning Post, Kamis (27/8/2020), bahwa TikTok menjadi pihak pertama yang mendekati Netflix untuk membeli operasinya di AS.

Tapi raksasa streaming itu menolak undangan untuk terlibat dalam perjanjian miliaran dolar dengan ByteDance yang merupakan perusahaan induk Tiktok.

Netflix adalah perusahaan terbaru yang dikaitkan dengan pembicaraan akuisisi bisnis TikTok. Seperti diketahui Presiden Donald Trump baru-baru ini menandatangani perintah eksekutif yang memaksa ByteDance untuk menjual bisnis TikTok di AS atau harus siap menghadapi pencekalan.

Saat ini sudah ada beberapa nama yang berpotensi menjadi pemilik baru TikTok, seperti Microsoft dan Oracle. Bahkan Oracle sudah mendapat dukungan langsung dari Trump.

Valuasi TikTok yang sangat tinggi berarti tidak banyak perusahaan asal AS yang mampu membelinya. Analis memperkirakan TikTok memiliki nilai antara USD 10 miliar dan USD 50 miliar.

Bagi Netflix, mengakuisisi TikTok berarti bisa mendatangkan platform yang mengandalkan pendapatan dari iklan ke dalam bisnisnya sehingga mereka tetap bisa menawarkan konten hiburan tanpa iklan.

Netflix dan TikTok juga diam-diam memiliki sejarah persaingan. Baru-baru ini CEO Netflix Reed Hastings menyebut TikTok sebagai saingan dalam hiburan internet.

Saat ini pembicaraan akuisisi paling serius datang dari Microsoft. Tapi tidak diketahui sudah sejauh mana pembicaraan antara Microsoft dan ByteDance, padahal tenggat waktu 15 September yang ditetapkan Trump sudah semakin dekat.

TikTok sendiri baru-baru ini menggugat pemerintah AS untuk melawan perintah eksekutif Trump. Gugatan tersebut mengatakan perintah eksekutif Trump tidak sesuai konstitusi dan menuduh pemerintah tidak memiliki bukti yang mendukung klaim bahwa pemerintah China bisa mengakses data milik pengguna TikTok asal AS.



Simak Video "ByteDance Tegaskan TikTok Tidak Dijual ke Microsoft atau Oracle"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)