LG Terjun Ke Bisnis Perangkat Portabel
- detikInet
Jakarta -
Di bulan April 2006, LG Electronics dikabarkan akan terjun ke pasar perangkat media portabel. LG siap tempur dengan mengandalkan 'senjatanya' berupa tiga produk.Ketiganya bisa memutar video. Dan salah satu diantara produk tersebut bisa merekam video secara langsung. Hal ini disampaikan perusahaan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) Internasional yang berlangsung di Las Vegas.Ketiga produk tersebut adalah pemutar PM70, perangkat media-center portabel yang memiliki kapasitas hard disk 30GB dan kemampuan merekam video; lalu pemutar JM53 berbasis hard disk; dan pemutar FM30 berbasis flash-media.Ketiga produk itu juga mendukung standar coding video MPEG4 dan beberapa format audio playback yang berbeda. Bahkan, menurut LG, perangkat PM70 bisa merekam video MPEG4 secara langsung dari composite video input.Tak Pakai FairPlayTerjun ke pasar perangkat media portabel, berarti LG dipastikan akan berhadapan dengan Apple. Padahal Apple mendominasi pasar lewat iPodnya. Mampukah LG menggeser posisi Apple? Kita lihat saja nanti.Yang jelas, LG berharap bisa memenangkan pangsa pasar perangkat portabel. Caranya dengan menyuguhkan dukungan format lebih banyak pada ketiga pemutarnya. Jika iPod memakai teknologi DRM (digital rights management) yang dikenal dengan FairPlay, bagaimana dengan produk LG? Apakah LG akan memakai teknologi yang sama?Sebagai informasi, dengan FairPlay, semua file audio akan dienkripsi secara digital. Bahkan pengguna tidak akan bisa memutar file tersebut pada komputer yang tidak sah.LG kemungkinan juga akan memakai teknologi DRM pada perangkatnya. Tapi, LG mengklaim tidak akan memakai FairPlay. LG akan mengandalkan Janus DRM milik Microsoft. Janus adalah nama kode yang dipakai pada versi Windows Media DRM untuk perangkat portabel. Janus pertama kali diperkenalkan oleh Microsoft pada 2004."Ada segmen high-end dari pasar iPod yang tidak ingin terikat (pada satu format khusus)," tutur Bob Perry, Wakil Presiden CES dan Marketing LG unit Amerika Utara.Menurut Perry, konsumen cenderung lebih menginginkan fleksibilitas pada perangkat mereka. Untuk itu, LG berjanji akan memberikan kontrol konten di tangan konsumen.Seperti dilansir detikinet dari Pcworld Kamis (5/1/2006), PM70 dibandrol US$ 549 (US$ 1 = Rp 9.649, sumber: detik.com). PM70 bekerja pada sistim operasi Portable Media Center Microsoft dan memiliki layar display berukuran 4,3 inci wide-screen. Selain mampu merekam video, PM70 juga menyediakan kemampuan video-out untuk dihubungkan ke televisi. Sementara itu JM53 dibandrol US$ 299 dengan kapasitas hard disk 8GB. Sedangkan FM30 dijual dengan harga US$ 199 dengan flash memory 1GB.
(ien/)